Apakah Anda pernah mendengar daerah bernama Ulu Bendul? Jika belum, ini adalah sebuah wilayah di Kuala Pilah, Negeri Sembilan, Malaysia, yang dapat dijadikan alternatif liburan yang oke. Pasalnya, Ulu Bendul memiliki Hutan Lipur Ulu Bendul yang memanjang hingga Kuala Pilah, air terjun yang mengalir dari Gunung Agsi, hingga taman Ular Sawa yang memamerkan lebih dari 25 ekor ular dari berbagai spesies. Masalah penginapan pun tidak perlu khawatir, karena meski tidak terlalu banyak, ada sejumlah akomodasi layak inap yang dapat dijadikan lokasi bermalam.
Merupakan negara tetangga, Malaysia telah menjadi salah satu tujuan liburan populer bagi sebagian masyarakat Indonesia yang ingi berwisata ke luar negeri. Selain lokasinya yang bersebelahan dan bisa ditempuh menggunakan pesawat terbang maupun kapal feri, Malaysia secara kultur tidak jauh berbeda dengan Indonesia, serta memiliki sejumlah potensi wisata yang oke.
Jika wisatawan ingin berlibur dengan suasana alam yang kental, salah satu tempat yang bisa menjadi alternatif adalah Ulu Bendul. Ini adalah kawasan di Kuala Pilah, Negeri Sembilan yang menawarkan suasana yang tenang dan sejuk karena jauh dari kota, serta sejumlah atraksi, salah satunya Ulu Bendul Recreational Park, yang memiliki sungai dengan air yang jernih serta berbagai menu kuliner.
Sayangnya, untuk fasilitas penginapan, belum begitu banyak tempat bermalam yang dapat ditemukan di Ulu Bendul. Padahal, fasilitas, termasuk penginapan, meskipun tidak langsung terkait dengan pariwisata, tetapi sering menjadi bagian dari kebutuhan wisatawan.[1] Dengan adanya fasilitas ini, pelancong akan lebih menikmati atau berpartisipasi dalam atraksi yang ditawarkan.[2] Lalu, apa saja penginapan yang sudah berdiri di daerah Ulu Bendul?
Eco Berembun Homestay
Akomodasi ini beralamat di 3022, Kampung Sawah Liat, Ulu Bendul, Negeri Sembilan Malaysia. Terletak di pinggir hutan dengan suasana bukit yang adem, Eco Berembun Homestay menawarkan kenyamanan bagi mereka yang menginap. Penginapan ini sangat cocok dijadikan lokasi singgah bagi wisatawan yang benar-benar membutuhkan waktu relaksasi ketika liburan.
Hadir dengan bangunan yang tidak terlalu lapang, fasilitas yang disediakan pengelola Eco Berembun Homestay ternyata cukup memadai. Selain taman di halaman depan, tamu akan mendapatkan ranjang ukuran king serta ranjang tipe single, dapur dengan peralatan memasak lengkap, ruang keluarga plus televisi, hingga halaman belakang yang dilengkapi dengan kolam renang mini.
Lalu, berapa biaya yang diperlukan untuk bisa menginap satu malam di tempat ini? Menurut penelusuran di beberapa situs booking online, wisatawan akan dikenakan tarif mulai 24 dolar AS atau setara Rp343 ribuan per malam. Tentu saja harga tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Apabila tertarik singgah, reservasi dapat dilakukan lewat nomor telepon +60 19-620 1870.
Maklong Uwok Homestay
Tempat inap ini berada di KM 21, Jalan Seremban, Kampung Ulu Bendol, 71500, Tanjung Ipoh, Negeri Sembilan, Malaysia. Dilansir dari blog pribadinya, Maklong Uwok Homestay diklaim sebagai akomodasi yang cocok bagi turis yang senang dengan suasana alam dan vegetasi yang hijau dan rimbun, dikelilingi udara segar, serta hiburan suara katak dan jangkrik di malam hari.
Setidaknya, ada tiga kamar tidur yang disediakan, dengan dua kamar didukung ranjang queen size, sedangkan sisanya memiliki single size bed. Tidak hanya itu, pengelola juga menyediakan tiga unit kamar mandi (dua di dalam rumah dan satu di luar rumah), mesin cuci pakaian, dapur dan peralatan memasak, ruang makan yang mampu menampung hingga 20 orang, hingga ruang tamu dengan sof dan televisi.
Menurut bocoran salah satu pengunjung yang pernah singgah, untuk bisa menginap di tempat ini, wisatawan akan dikenakan tarif sebesar 280 ringgit atau setara Rp980 ribuan per malam. Tentu saja biaya sewa tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Apabila Anda membutuhkan informasi lebih lengkap, bisa menghubungi pengelola melalui nomor telepon +60 13-202 0357.
Chalet Hutan Lipur Ulu Bendul
Jika Anda kebetulan rekreasi ke Hutan Lipur Ulu Bendul, sebenarnya tidak perlu susah-susah mencari tempat menginap. Pasalnya, di area wisata ini sudah ada chalet-chalet yang dikelola oleh Jabatan Perhutanan (atau Dinas Kehutanan). Selain punya harga sewa yang murah, chalet tersebut memiliki kapasitas besar, bahkan konon dapat menampung hingga 10 orang tamu.
Sebagai tempat bermalam, chalet-chalet ini sudah didukung sejumlah fasilitas yang cukup oke. Di bagian depan bangunan, ada teras yang bisa digunakan sebagai lokasi bersantai. Sementara itu, di dalam, tersedia kamar-kamar yang memiliki ranjang yang nyaman (banyak di antaranya berbentuk susun) dan kipas angin, dapur, hingga kamar mandi yang cukup bersih.
Menawarkan tiga tipe kamar, tarif paling murah dipatok 10 ringgit atau Rp35 ribuan saja per malam, sedangkan harga sewa tipe di atasnya berkisar 30 ringgit atau Rp105 ribuan per malam, sedangkan model termahal punya biaya sewa 110 ringgit atau Rp385 ribuan per malam. Selain itu, akomodasi ini juga menawarkan camping ground dengan harga sewa hanya 15 ringgit atau Rp52 ribuan per malam.
[1] Hermawan, Hary. 2017. Pengaruh Daya Tarik Wisata, Keselamatan, dan Sarana Wisata terhadap Kepuasan serta Dampaknya terhadap Loyalitas Wisatawan (Studi Community Based Tourism di Gunung Api Purba Nglanggeran). Jurnal Media Wisata, Vol. 15(1): 562-577.
[2] Suharto. 2016. Studi Tentang Keamanan dan Keselamatan Pengunjung Hubungannya dengan Citra Destinasi (Studi Kasus Gembira Loka Zoo). Jurnal Media Wisata, Vol. 14(1): 287-304.
