Referensi Penginapan di Dekat Dusun Beleq, Desa Gumantar




Dusun Beleq, Desa Gumantar (instagram: @eko_echofitri)
Dusun Beleq, Desa Gumantar (instagram: @eko_echofitri)

Jika Anda ingin liburan ke tempat yang tidak hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga keramahan penduduk dan yang unik, menjadi tempat yang dapat Anda tuju. Di Indonesia sendiri, sudah banyak desa wisata yang bisa dijadikan spot rekreasi, salah satunya Dusun Beleq, Desa Gumantar yang berada di Lombok. Sayangnya, desa ini belum dilengkapi dengan penginapan yang memadai.

Saat ini, objek wisata memang tidak melulu pantai, gunung, perkebunan, atau wahana permainan. Ada pula desa wisata, sebuah kawasan pedesaan yang memiliki beberapa karakteristik khusus untuk menjadi tujuan wisata. Umumnya, di desa wisata, penduduknya masih memiliki tradisi dan budaya yang relatif asli, khas, sistem pertanian, dan sistem sosial.[1] Di luar faktor-faktor tersebut, alam dan lingkungan yang masih asli dan terjaga juga menjadi faktor terpenting dari sebuah kawasan tujuan wisata.[2]

Di Indonesia, sudah ada banyak desa yang dapat dikategorikan sebagai desa wisata. Jika Anda kebetulan berlibur ke Lombok, Anda bisa mampir ke Dusun Beleq, Desa Gumantar yang berlokasi di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, . Ini merupakan kawasan yang sering disebut-sebut sebagai cikal bakal masyarakat Sembalun yang menghuni Lombok Timur.

Dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk masuk ke Dusun Beleq, Anda dapat menggunakan kendaraan roda empat. Perjalanan dari Kota Tanjung menuju wilayah ini kurang lebih memakan waktu satu jam menuju arah timur. Yang perlu diperhatikan, kondisi kendaraan Anda harus dipastikan baik karena jalanan yang dilalui belum terlalu mulus.

Desa Beleq (sumber: ivacanza.co)
Dusun Beleq, Desa Gumantar (sumber: ivacanza.co)

Lokasi Dusun Beleq diapit dua bukit Gunung Rinjani yang memiliki ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut, yakni di Pergasingan dan Selong. Sedikit mendaki ke atas Bukit Selong, Anda akan melihat setidaknya tujuh rumah adat Desa Beleq di sisi kiri, sedangkan di sebelah kanan terdapat hamparan lahan pertanian dengan latar belakang Bukit Pergasingan.

Lihat Juga:   Tarif Terbaru Penginapan di Pulau Sirandah, Wisata Eksotis di Padang

Rumah adat tersebut terbuat dari jerami atau daun ilalang dengan dinding yang terbuat dari anyaman bambu. Lantai rumah masih dari tanah yang ditinggikan dari permukaan tanah setelah dilapisi kotoran sapi. Jajaran bangunan pertama sebanyak empat rumah, sedangkan di baris kedua ada tiga rumah. Tepat di ujung tengah barisan rumah itu, kiri kanannya berdiri dua lumbung untuk menyimpan persediaan makanan penduduk.

Sayangnya, hingga detik ini, Dusun Beleq belum didukung fasilitas yang memadai. Namun, bagi Anda yang ingin mengeksplorasi tempat tersebut tidak perlu khawatir. Pasalnya, ada beberapa akomodasi yang berlokasi cukup dekat dengan Dusun Beleq. sewa yang ditawarkan pun masih masuk akal. Berikut rekomendasi penginapan terdekat dari Dusun Beleq, Gumantar.

Backpackers Lombok

Backpackers Lombok (sumber: booking.com)
Backpackers Lombok (sumber: .com)

Akomodasi ini dapat Anda temukan di Jalan Sambik Jengkel, Salangan, Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Jarak Backpackers Lombok menuju Dusun Beleq cuma sekitar 3,3 km atau sekitar lima menit berkendara. Sementara, apabila wisatawan hendak liburan ke Gili Air atau Gili Trawangan, perlu berkendara sekitar 45 menit dari penginapan ini.

Menurut ulasan para tamu yang sempat singgah di tempat ini, Backpackers Lombok dikatakan sebagai tempat yang bagus dan nyaman untuk , serta punya lokasi yang cukup baik. Saat menginap, wisatawan dapat belajar tentang budaya setempat dan menjelajahi sungai, taman, hingga berenang di pantai dan danau, merupakan properti yang pas untuk mereka yang mencintai alam.

Menurut salah satu situs booking online, tarif Kamar Deluxe Double dengan bathtub di tempat ini berkisar Rp461 ribu hingga Rp512 ribuan per malam. Dengan membayar harga tersebut, pengunjung akan mendapatkan fasilitas single bed dan double bed serta kamar mandi pribadi. Jika tertarik singgah, bisa melakukan reservasi langsung di lokasi atau lewat online travel agent.

Lihat Juga:   Referensi Hotel Dekat Telaga Warna Dieng, Harga Kompetitif

Green Valley Homestay

Penginapan ini beralamat di Jalan Raya Santong, Dusun Santong Barat, Desa Santong, Kayangan. Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Jika wisatawan ingin menuju Dusun Beleq, cukup menempuh perjalanan sejauh 4,1 km dari akomodasi ini. Sementara itu, jarak Green Valley Homestay menuju Air Terjun Gangga dan Tiu Pituq berkisar 8 km atau sekitar 10 menit berkendara.

Green Valley Homestay (sumber: traveloka)
Green Valley Homestay (sumber: traveloka)

Sebagai sebuah tempat bermalam, Green Valley Homestay tampil dengan bangunan yang cukup sederhana dan masih terkesan asri. Bagian depan akomodasi adalah halaman yang cukup lapang, dilengkapi sejumlah tumbuhan hijau. Sementara itu, kamar-kamarnya dirancang cukup rapi dan bersih serta sudah didukung fasilitas seperti ranjang ukuran besar, cermin rias, dan kamar mandi dalam.

Lalu, berapa yang diperlukan untuk bisa menginap di tempat ini? Sayangnya, belum ada bocoran tarif kamar di Green Valley Homestay. Namun, jika Anda penasaran, Anda dapat menanyakan langsung harga sewa dan ketersediaan kamar di lokasi, menghubungi pengelola lewat nomor ponsel 0819 0789 4449, atau menelusuri sejumlah situs booking online.

Selain penginapan-penginapan di atas, ada sejumlah akomodasi yang berjarak cukup lumayan dari Dusun Beleq, Desa Gumantar. Anda bisa menginap di Bambu Rinjani & Restaurant yang berselang 9,7 km dan punya tarif mulai Rp200 ribuan per malam. Alternatif lainnya adalah Dragonfly Senaru Lodge yang berjarak 10,4 km, Pondok Senaru Cottages dengan jarak 10,5 km dan berharga mulai Rp353 ribuan per malam, atau Sinar Rinjani Cottages & Restaurant yang berselang 10,7 km dan punya biaya sewa mulai Rp701 ribuan per malam.

[1] Zakaria, Faris dan Rima Dewi S. 2014. Konsep Pengembangan Kawasan Desa Wisata di Desa Bandungan Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan. Jurnal Teknik POMITS, Vol. 3(2): 245-249.

[2] Yoeti, Oka A. 1996. Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Penerbit Angkasa.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan