Gunung Bromo Masih Aman di Radius 2,5 Kilometer




Saat ini, Bromo masih berada dalam status Siaga III. Meski begitu, kawasan Gunung Bromo masih cukup ramai dikunjungi wisatawan.

Dikemukakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, M. Sairi Hasbullah, wisatawan kebanyakan datang melalui pintu masuk Internasional Juanda di Sidoarjo. “Mereka rata-rata berkunjung ke Surabaya untuk belanja, selebihnya ke Bromo. Meski mengalami erupsi, ternyata Bromo masih cukup menarik minat wisman,” ungkapnya Selasa (5/1).gunung-bromo

Meski begitu, wisatawan yang datang ke Bromo tetap diminta untuk berhati-hati. “Ekosistem Gunung Bromo memang menjadi penguatan kita, dan (daya tariknya) harus dikabarkan ke dunia. Meski tengah erupsi, di radius 2,5 kilometer Bromo masih aman dan bisa dinikmati keindahannya oleh wisatawan,” kata Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansah.

Lihat Juga:   Rekomendasi Wisata Edukasi Study Tour di Bali

Khofifah juga meminta agar pihak pos pantau Bromo tetap mengomunikasikan dan memandu wisatawan hingga radius 2,5 kilometer. “Di radius ini, para wisatawan tidak bisa turun di area lautan pasir,” jelasnya.

Dalam pantauan Petugas Taruna Siaga Bencana di Kabupaten Malang, kondisi Bromo hingga Selasa (5/1) malam terpantau cerah dengan suhu sekitar 17-28 derajat Celcius. Sementara, tinggi asap berkisar 900 meter dari puncak mengarah ke barat laut.

Lihat Juga:   Seulawah Grand View, Hotel Pemandangan Menawan di Songgoriti, Batu

Sebelumnya, pada Selasa pagi, aktivitas Bromo sempat meningkat dengan menyemburkan asap tebal. Akibatnya, sejumlah penerbangan di Abdulrachman Saleh, Malang, terpaksa ditunda. Penutupan bandara ini sebelumnya pernah dilakukan selama masa libur Natal dan Tahun Baru, karena persoalan yang sama.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan