Gubugklakah, Desa Wisata dengan Segudang Daya Tarik di Poncokusumo-Malang




Desa Wisata Gubugklakah - ngalam.co
Desa Wisata Gubugklakah - ngalam.co

Desa Gubugklakah alias DWG adalah sebuah desa yang berada di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten , Jawa Timur. Desa satu ini dikenal sebagai salah satu desa penghasil apel di Indonesia serta merupakan desa wisata yang terkenal dengan sejumlah atraksi populer seperti , Coban Pelangi, Coban Trisula, dan masih banyak lagi daya tarik lainnya.

Desa Gubugklakah berjarak sekitar 23 km dari Kota Malang dan berada di kaki Gunung Bromo. Sejarah Desa Gubugklakah dulunya hanya merupakan desa kecil yang dilewati oleh para yang hendak menuju Gunung Bromo. Namun masyarakat setempat akhirnya membentuk Lembaga Desa Wisata (Ladesta Gubugklakah) atau Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gubugklakah pada tahun 2010 lalu dan sektor pariwisata di Desa Gubugklakah pun terus berkembang hingga saat ini.

Selain ditunjang dari sektor perkebunan apel, perekonomian warga di Desa Gubugklakah juga ditunjang dari sektor pariwisata, misalnya dengan yang dikelola oleh penduduk setempat untuk menampung para tamu yang sedang pelesir, memberdayakan warga sebagai guide atau pemandu wisata ke Gunung Bromo, jasa wisata, dan masih banyak lagi.

Lihat Juga:   Malang Homestay, Akomodasi Empat Kamar Tarif Rp1 Jutaan di Sawojajar

Sensasi ‘wisata’ di Desa Gubuk Klakah ini bahkan bisa Anda rasakan sejak pertama kali Anda menginjakkan kaki di pintu gerbang Dewa Wisata Gubugklakah. Anda bisa dengan mudah menemukan sarana akomodasi atau penginapan berupa homestay-homestay milik penduduk setempat. Kabarnya ada sekitar lebih dari 67 rumah warga yang dibuka untuk tempat menginap. Bahkan ketika sedang memasuki high season, rumah-rumah warga lainnya pun dapat difungsikan sebagai homestay.

Kemudian Anda juga bisa menemukan toko yang menjual souvenir atau cenderamata khas Desa Gubugklakah seperti kaos bergambar foto wisatawan saat berkunjung ke sejumlah objek wisata di Desa Gubugklakah hingga Apel Kaligrafi, yakni souvenir berbentuk apel yang di permukaannya terpampang tulisan sesuai permintaan pembeli.

Desa Wisata Gubugklakah - (Youtube: bego adventure)
Desa Wisata Gubugklakah – (Youtube: bego adventure)

Saat berada di Desa Gubugklakah, jangan lupa untuk mampir mengunjungi Nusa Pelangi Agrowisata Sapi Perah yang merupakan tempat peternakan sekaligus pemerahan sapi dengan cara modern. Kemudian menikmati sejuk dan indahnya panorama di Wana Wisata Coban Pelangi ( Pelangi) yang kerap menyuguhkan fenomena pelangi di sekitar air terjun pada saat siang hari.

Yang tak kalah menarik, Anda bisa mampir ke wisata buatan nan instagramable bernama GSS (Gunungsari Sunset). Tempat kekinian di DWG ini menyuguhkan spot terbaik untuk melihat sunset dan juga pemandangan alam dari ketinggian. Di tempat ini Anda juga bisa melihat hamparan pepohonan pinus yang rindang, kafe, gazebo, serta gardu pandang untuk berfoto selfie sekaligus memandangi keindahan alam di sekeliling Anda.

Lihat Juga:   Yani Homestay Padang, Penginapan Murah dengan Fasilitas Lengkap Favorit Backpacker

Apabila suka aktivitas outdoor yang menantang, sempatkan pula untuk menjajal rafting dan river tubing di Sungai Amprong yang mengaliri Desa Gubugklakah. River tubing di Sungai Amprong ini tarifnya cukup murah, mulai dari Rp 75 ribuan per pax untuk jalur pendek, sedangkan untuk jalur yang paling panjang dikenai biaya Rp 135 ribuan.

Nah, yang terakhir, cobalah mampir ke Agro Petik Apel DWG. Apel yang dibudidayakan di DWG merupakan manalagi yang memiliki ciri khas warna kulitnya hijau rata dan memiliki rasa manis segar. Anda bisa memetik sendiri apel-apel yang sudah matang dan biasanya akan ditarik biaya sekitar Rp 10 ribuan per kg. Asyik kan? Yuk, jalan-jalan ke Desa Wisata Gubugklakah!




Tentang Dian Kartika1090 Articles
Solo traveler. Menyukai akomodasi murah, tapi tidak anti dengan yang mahal.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan