Bromo Transit Park, Spot Wisata Alam Oke di Tumpang




Pintu Masuk Bromo Transit Park - (YouTube: Ghufron Sticker)
Pintu Masuk Bromo Transit Park - (YouTube: Ghufron Sticker)

Ingin merasakan sensasi berenang di kolam infinity layaknya di Ubud, tetapi tidak punya cukup dana pergi ke Bali? Tidak perlu khawatir karena di Malang, tepatnya di Tumpang, ada objek wisata yang menawarkan sensasi serupa. Bernama Transit Park, ini adalah spot liburan yang memungkinkan traveler berenang di sisi bukit. Juga menyediakan banyak lainnya, harga masuk kawasan ini ternyata lumayan terjangkau.

Bromo Transit Park

Bromo Transit Park dapat Anda temukan di kawasan Dusun Petung Sewu, Desa Duwet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten . Apabila Anda bertolak dari pusat kota, bisa berkendara sekitar satu jam ke arah timur menuju Tumpang. Setibanya di kecamatan, ini, Anda dapat meneruskan sekitar 3 km untuk tiba di Bromo Transit Park.

Kenapa dinamakan Bromo Transit Park, mungkin merujuk Tumpang sebagai salah satu akses menuju kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Seperti diketahui, apabila wisatawan ingin berlibur ke Gunung Bromo, setidaknya ada empat jalur masuk, yakni dari arah Kabupaten Probolinggo melalui Desa Ngadisari, arah Kabupaten Pasuruan melalui Desa Wonokitri, arah Kabupaten Lumajang melalui Desa Ranupane, dan arah Kabupaten Malang melalui Tumpang.[1]

Menurut ulasan para pengunjung yang pernah singgah di tempat ini, Bromo Transit Par merupakan salah satu kawasan wisata yang sejuk, bagus, bersih, dan nyaman. Keunggulan tempat wisata ini adalah menawarkan pemandangan hijau yang alami serta udara yang terbilang segar. Namun, karena masih tergolong baru, fasilitas yang disediakan pun terbilang masih minim. Selain itu, akses kendaraan, terutama roda empat, pun masih relatif sulit.

Lihat Juga:   5 Objek Wisata Religi Populer di Malang
Kolam Renang Bromo Transit Park - (YouTube: Zahra Kids Zone)
Bromo Transit Park – (YouTube: Zahra Kids Zone)

Fasilitas Bromo Transit Park

Yang menjadi unggulan tempat wisata ini adalah kolam renang yang terletak di pinggir bukit, dikelilingi tumbuhan dan pepohonan hijau. Setidaknya ada dua kolam renang yang disediakan, yakni untuk dewasa dan anak-anak. Kolam renang untuk dewasa berada di sisi atas, sedangkan kolam renang khusus anak terletak sedikit di bawahnya. Walaupun lokasinya sedikit berbeda, kedua kolam renang ini menawarkan sensasi yang serupa, berenang di pinggir bukit dengan pemandangan hijau yang luas.

Seperti layaknya tempat wisata kekinian, pengelola juga menyediakan sejumlah spot yang oke untuk berfoto. Pengunjung bisa mengabadikan momen liburan mereka di dekat kolam renang, kolam ikan, spot berbentuk hati yang terbuat dari rotan, ayunan di pinggir bukit, labirin, rumah tradisional atau gubuk dengan ornamen kayu dan sepeda, patung binatang, dan lain-lain.

Selain buka pada pagi hingga siang hari, ternyata Bromo Transit Park juga beroperasi pada sore hingga malam hari. Menurut sebagian wisatawan, pemandangan kawasan ini saat matahari mulai terbenam ternyata jauh lebih oke dibandingkan pagi hari. Pasalnya, lampu-lampu di sepanjang jalan setapak mulai dinyalakan, yang membuat suasana di kawasan tersebut semakin syahdu.

Untuk wisatawan yang ingin mengisi perut, Bromo Transit Park juga sudah menyiapkan sebuah tempat makan atau café serta kampung jajan dengan konsep warung khas pedesaan. Ada beberapa menu yang bisa dipilih, termasuk kopi, teh panas, snack, serta minuman ringan. Anda bisa menyantap hidangan bersama keluarga atau pasangan sambil menikmati pemandangan hijau yang keren.

Lihat Juga:   Bercengkerama dengan Lutung Jawa Sembari Menikmati Keindahan Pantai Kondang Sugu

Apabila wisatawan berniat menginap, pengelola Bromo Transit Park kabarnya juga menyediakan camping ground yang cukup luas. Tempat ini pun sudah dilengkapi dengan lokasi outbound sehingga dapat membuat pengalaman berkemah Anda menjadi lebih berkesan. Jika beruntung, turis pun dapat menyaksikan langsung penampilan kesenian budaya di sebuah panggung outdoor.

Spot Camping Bromo Transit Park - (YouTube: Ghufron Sticker)
Spot Camping Bromo Transit Park – (YouTube: Ghufron Sticker)

Harga Tiket Bromo Transit Park

Lalu, berapa yang diperlukan untuk bisa berwisata ke tempat ini? Harga tiket masuk Bromo Transit Park mulai Rp15 ribuan per orang pada pagi hari hingga jam 5 sore (dewasa dan anak-anak sama). Sementara, harga tiket masuk mulai jam 5 sore sampai malam cuma Rp5 ribu per orang. Apabila wisatawan membawa kendaraan pribadi, dikenakan tambahan untuk parkir mulai Rp3.000 per kendaraan.

Seperti tempat wisata pada umumnya, pengelola Bromo Transit Park juga menerapkan sejumlah aturan yang wajib dipatuhi oleh wisatawan. Selama masa pandemi COVID-19, turis diwajibkan memakai masker. Traveler juga tidak diperkenankan membawa makanan dan minuman dari luar, tas wisatawan akan dicek saat melewati gerbang masuk.

[1] Utami, Hadi Sri. 2017. Pengelolaan Kawasan Pariwisata (Studi di Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru). Jurnal Ilmiah Administrasi Publik Universitas Brawijaya, Vol. 3(1): 22-29.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan