Spot Instagenic, Ini Fasilitas dan Harga Tiket Masuk Pinus Pengger




Pinus Pengger - camerawisata.com
Pinus Pengger - camerawisata.com

Seiring dengan makin banyaknya orang yang doyan selfie, tempat wisata yang menawarkan pemandangan Instagramable memang semakin dilirik. Nah, di Yogyakarta, ada satu yang tidak boleh dilewatkan para penggemar selfie, yakni Pinus Pengger. Dengan fasilitas spot foto yang kece serta harga tiket masuk yang sangat terjangkau, ini adalah tempat yang cocok untuk memanjakan hobi berfoto Anda sekaligus lebih dekat dengan alam.

Lokasi Pinus Pengger

Wisata Pinus Pengger dapat Anda temukan di Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kecamatan Dlingo sendiri merupakan salah satu daerah yang sekarang sedang sebagai rujukan tempat . Pasalnya, wilayah ini menawarkan hutan dan keunikan bentang lahan, termasuk goa, , hingga pemandangan dari bukit.[1]

Lokasi Hutan Pinus Pengger berada di bagian paling utara Kecamatan Dlingo, tepatnya berbatasan dengan wilayah Kecamatan Patuk, Gunung Kidul. Apabila Anda berangkat dari Tugu Jogja, Anda bisa berkendara sekitar satu jam untuk bisa tiba di tempat ini. Rute terbaik adalah melalui jalan utama Jogja-Wonogiri yang melewati Bukit Bintang. Setelah melewati Gerbang Selamat Datang di Kabupaten Gunungkidul, Anda bisa belok kanan di perempatan meninggalkan jalan utama dan masuk Jalan Dlingo-Pathuk. Selanjutnya, cukup ikuti jalan tersebut dan Pinus Pengger akan bisa dijumpai di kanan jalan.

Sementara, apabila menggunakan Google Maps, rute tercepat yang disarankan adalah melalui Kecamatan Pleret. Meski lebih dekat, namun wisatawan harus melewati tikungan yang berliku dan menanjak terjal, Tikungan Cinomati. Jadi, ketika memilih rute ini, turis disarankan lebih berhati-hati lantaran titik tersebut kerap menjadi lokasi kecelakaan, terutama karena kendaraan tidak kuat menanjak.

Lihat Juga:   Djemari Reflexology, Tempat Pijat Favorit di Kota Malang
Pinus Pengger - www.nativeindonesia.com
Pinus Pengger – www.nativeindonesia.com

Fasilitas Pinus Pengger

Mulai terkenal sekitar tahun 2016 lalu, Wisata Pinus Pengger sebenarnya dibangun dan dikelola bersama-sama oleh masyarakat Dusun Sendangsari, Desa Terong, Dlingo, yang terdiri dari empat RT.[2] Tata kelola wisata ini dinaungi oleh Koperasi Notowono dalam lingkup RPH Mangunan. Walaupun dinaungi pihak-pihak tersebut, pengelolaan tempat ini tetap dilakukan oleh masyarakat setempat.

Awal pembangunan wisata pinus karena hutan kondisi hutan yang mulai terbengkalai sehingga menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar. Banyaknya kejadian yang meresahkan membuat warga setempat tergerak untuk membangun kawasan wisata agar bisa bermanfaat bagi banyak orang. Karang Taruna Dusun Sendangsari akhirnya mengusulkan pembangunan spot wisata.

Seperti layaknya hutan pinus yang tumbuh di dataran tinggi, suasana sejuk asri dan alami disertai dengan harum aroma getah pinus adalah suasana yang akan menyapa pengunjung saat liburan ke tempat ini. Di area hutan, wisatawan bisa berkeliling dengan jalan kaki melalui jalan-jalan setapak yang dibangun melalui rindangnya pohon-pohon pinus.

Pohon pinus yang rapat dan tinggi memberikan suasana teduh dan sejuk, bahkan kadang suasana remang di beberapa tempat. Kontur medan di Hutan Pinus Pengger Dlingo ini relatif mirip dengan kontur area di Puncak Becici yang berbukit-bukit dan bergelombang. Untuk memasuki area hutan, pengunjung akan diajak berjalan kaki melewati anak tangga yang terbuat dari tanah.

Lihat Juga:   Hotel Batu Permai, Penginapan Elegan Gaya Roman Klasik

Selain asyik dikunjungi saat siang hari, Hutan Pinus Pengger juga menawarkan panorama yang keren ketika malam hari. Di sini, pelancong bisa menyaksikan gemerlap lampu dari ketinggian, yang sangat elok sekaligus romantis. Sementara, bagi para penyuka foto, Anda bisa mengabadikan diri di berbagai spot Instagramable, seperti rumah pohon, jembatan kayu, instalasi seni berupa tangan raksasa, atau lubang raksasa yang menghadap ke arah kota. Sementara, mengenai fasilitas, area ini sudah dilengkapi dengan tempat , musala, ayunan, warung makan, gazebo, panggung hiburan, hingga toilet dan lahan parkir.

Pinus Pengger - travelspromo.com
Pinus Pengger – travelspromo.com

Harga Pinus Pengger

Lalu, berapa masuk ke tempat ini? Menurut Peraturan Gubernur No. 84 tahun 2016, tiket masuk ke Hutan Pinus Pengger mulai Rp2.500 per orang, dengan tarif parkir berkisar Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Namun sekarang, harga tiket masuk kawasan ini kabarnya sedikit naik menjadi Rp3.000 per orang. Apabila wisatawan ingin menyewa camping ground, dikenakan tarif Rp15.000 per orang per hari.

[1] Sulistyo, Joko. 2018. Pengelolaan Wisata Pinus Pengger Oleh Sub Karang Taruna Dusun Sendangsari, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, DIY (Skripsi). Program Studi Ilmu Sosiatri Pembangunan Sosial Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” Yogyakarta.

[2] Khasanah, Siti Uswatun dan Indah Sri Pinasti. 2018. Kontribusi Masyarakat terhadap Pembangunan Kawasan Wisata Baru di Dusun Sendangsari Desa Terong Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul D.I Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Sosiologi UNY.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan