Fasilitas dan Tiket Masuk Hutan Mangrove Karangsong Indramayu




Hutan Bakau Karangsong - (Sumber: wego.co.id)
Hutan Bakau Karangsong - (Sumber: wego.co.id)

Daerah memang tidak dilalui oleh jalur utama Pantura, namun keberadaannya terus diperbincangkan oleh banyak orang karena salah satu obyek wisatanya yang saat ini menjadi primadona .

Saat berkunjung ke Indramayu, sempatkanlah diri Anda untuk berkunjung ke Ekowisata Hutan Mangrove di daerah Karangsong. Kawasan yang beralamat di Desa Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat ini sudah ditata dengan apik dan dilengkapi sejumlah fasilitas untuk berwisata oleh warga sekitar dan juga Perhutani. Ekowisata ini juga disebut-sebut didukung oleh Pertamina dan beberapa kegiatan CSR dari berbagai korporasi.

Hutan Mangrove Karangsong - (Sumber: kitamuda.id)
Hutan Mangrove Karangsong – (Sumber: kitamuda.id)

Untuk menuju ini sangatlah mudah. Jika Anda dari Jakarta tinggal menuju Lohbener terus menuju Bangkir sampai di Jembatan Cimanuk dekat Masjid Agung dan Alun-alun Indramayu, Anda tinggal belok ke kiri mengikuti Jalan Siliwangi. Nantinya Anda akan bertemu dengan gapura besar Karangsong, dan kurang lebih 3 kilometer untuk sampai ke .

Pengelola Ekowisata Karangsong membebankan tiket masuk kepada pengunjung berdasarkan kendaraan yang masuk bukan per orang, yakni untuk kendaraan sepeda motor hanya dikenakan Rp5.000, sementara untuk mobil dikenakan Rp10.000. Kendaraan langsung diparkir di yang sudah ditentukan di sepanjang Karangsong.

Lihat Juga:   Tips Menginap & Cara Mendapat Penginapan Murah di Shirakawago

Di tempat ini Anda bisa melihat keindahan pemandangan laut Jawa sembari merasakan deburan ombak dan pasir pantai. Juga disediakan saung kecil dari bambu di sepanjang Pantai Karangsong yang bisa Anda sewa untuk berkumpul bersama keluarga atau teman. Setelah puas menikmati keindahan pantai, Anda bisa menuju ke arah penjualan tiket perahu di dekat sungai menuju hutan mangrove, untuk menyusuri hutan mangrove dengan perahu kecil yang muat hingga 20 orang. Harga tiket sebesar Rp15 ribu per orang.

Sebenarnya ada dua cara untuk menikmati hutan bakau di Pantai Karangsong, pertama dengan jalan kaki melewati jembatan kayu. Cara ini lebih murah karena tidak butuh mengeluarkan biaya namun tidak bisa mengelilingi seluruh kawasan. Sementara cara yang kedua adalah dengan menyewa perahu nelayan dan berkeliling hutan dengan berperahu.

Lihat Juga:   Tarif, Alamat, dan Fasilitas Homestay Nisa di Kota Batu

Pengelola hutan mangrove Karangsong Indramayu juga memperbolehkan pengunjung untuk menggunakan kamera DSLR. Maka, jika Anda termasuk seseorang penggemar fotografi, Anda bisa leluasa mengambil foto jika datang ke hutan mangrove ini. Bahkan, hutan mangrove Karangsong juga kerap digunakan untuk kegiatan foto pre-wedding, namun tentunya dengan izin dari pihak pengelola.

Menyusuri Hutan Bakau Karangsong - (Sumber: kompasiana.com)
Menyusuri Hutan Bakau Karangsong – (Sumber: kompasiana.com)

Pantai Karangsong sebagai pantai di pesisir utara Jawa mempunyai karakteristik ombak landai namun berpasir cokelat bercampur lumpur. Jenis pantai seperti ini kurang cocok untuk bermain snorkeling atau pun menyelam meski lautnya cukup tenang. Sehingga selain berkeliling hutan bakau, kegiatan favorit pengunjung di Pantai Karangsong adalah memancing.

Apabila pengunjung ingin bermain air seperti snorkeling, diving dan berenang umumnya mereka akan menuju ke Pulau Biawak yang terpisah jarak 40 kilometer dari bibir Pantai Karangsong. Di pulau itu pantainya memiliki air yang jernih, pasirnya pun putih bersih serta pemandangan bawah lautnya yang sangat indah.




Be the first to comment

Leave a Reply

Berikan rating*

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*