Update Fasilitas & Harga Tiket Masuk Kebun Binatang Surabaya




Burung merak koleksi Kebun Binatang Surabaya (credit: Faridz Ristanto/Zams Journey via hellonetizen.com)
Burung merak koleksi Kebun Binatang Surabaya (credit: Faridz Ristanto/Zams Journey via hellonetizen.com)

Berbicara mengenai objek di Kota Pahlawan, nama pertama yang mungkin muncul di benak kita adalah Kebun . Pasalnya, tempat konservasi ini seolah telah menjadi ikon pariwisata Kota Pahlawan, sekaligus menjadi kebun binatang yang paling populer di Indonesia. Sempat disebut-sebut sebagai kebun binatang terlengkap di Asia Tenggara, Kebun Binatang kini terus berbenah meningkatkan fasilitas, namun tetap mematok harga tiket yang terjangkau.

Dikutip dari berbagai sumber, Kebun Binatang Surabaya pertama kali didirikan berdasarkan SK Gubernur Jenderal Belanda tanggal 31 Agustus 1916 No. 40 dengan nama Soerabaiasche Planten-en Dierentuin (Kebun Botani dan Binatang Surabaya) atas jasa seorang jurnalis bernama H.F.K. Kommer yang memiliki hobi mengumpulkan binatang. Dari segi finansial, H.F.K Kommer mendapat bantuan dari beberapa orang yang mempunyai modal cukup.

Pertama kali dibangun, kebun binatang ini bertempat di Kaliondo. Lalu, pada tanggal 28 September 1917, lokasi kebun binatang dipindahkan ke Jalan Groedo. Selang tiga tahun kemudian, pindah lagi ke kawasan Darmo untuk areal kebun binatang yang baru atas jasa Oost-Java Stoomtram Maatschappij atau maskapai kereta api yang mengusahakan lokasi seluas 30.500 meter persegi.

Kebun binatang ini sendiri pertama kali dibuka untuk umum pada bulan April 1918, dengan pengunjung harus membayar tiket masuk. Sayangnya, akibat operasional yang tinggi, Kebun Binatang Surabaya mengalami krisis dan akhirnya dibubarkan pada tanggal 21 Juli 1922. Meski pengurus memutuskan untuk membubarkan kebun ini, tetapi pihak Kotamadya Surabaya waktu itu berusaha mencegahnya.

Halaman Kebun Binatang Surabaya (sumber: wikiwand.com)
Halaman Kebun Binatang Surabaya (sumber: wikiwand.com)

Pada tanggal 11 Mei 1923, rapat anggota di Simpang Restaurant memutuskan untuk mendirikan Perkumpulan Kebun Binatang yang baru, dan ditunjuk W.A. Hompes untuk menggantikan J.P. Mooyman, untuk mengurus segala aktivitas kebun sebagai pimpinan. Bantuan yang besar untuk kelangsungan hidup pada waktu tahun 1927 adalah dari Walikota Dijkerman dan anggota dewan A. van Gennep yang dapat membujuk DPR Kota Surabaya untuk meraih perhatian terhadap kebun ini. Tahun 1939 sampai sekarang, luas Kebun Binatang Surabaya meningkat menjadi 15 hektare dan pada tahun 1940, pembuatan taman yang luasnya 85.000 meter persegi pun rampung.

Kebun Binatang Surabaya saat ini berlokasi di Jalan Setail No. 1, Darmo, Wonokromo, Surabaya. Jika pengunjung berangkat dari arah Malang atau Pasuruan, bisa melalui akses jalan tol Porong-Surabaya, lalu keluar di pintu gerbang Tol Waru, serta ikuti panduan menuju ke Waru. Ambil jalur kiri, setelah itu akan menjumpai Mall City of Tomorrow (CITO), dan lurus saja menuju arah pusat kota Surabaya (Jalan Ahmad Yani). Dari jalan ini, lurus saja sampai Terminal Joyoboyo, dan Kebun Binatang Surabaya berada setelah terminal tersebut, yang terletak di kiri jalan.

Kebun binatang ini mudah dicapai dari terminal antar-kota di Bungurasih, kereta api Wonokromo, Gubeng, Pasar Turi, bahkan dari Bandara Internasional Juanda. Jika Anda kebetulan tidak membawa kendaraan pribadi saat hendak berkunjung ke kawasan ini, Anda bisa menumpang angkutan kota yang melewati Jalan Ciliwung menuju ke Terminal Joyoboyo, turun di antara Jalan Setail dan cukup berjalan kaki sekitar dua menit.

Koleksi Satwa di Kebun Binatang Surabaya

Koleksi Kebun Binatang Surabaya (credit: Faridz Ristanto/Zams Journey)
Koleksi Kebun Binatang Surabaya (credit: Faridz Ristanto/Zams Journey via hellonetizen.com)

Namanya saja kebun binatang, tempat wisata ini tentunya menyuguhkan koleksi satwa sebagai sajian utama untuk para pengunjung yang datang. Setidaknya, ada lebih dari 351 spesies dan lebih dari dua ribu hewan hidup yang ada di Kebun Binatang Surabaya, dengan terdiri dari spesies mamalia, aves, reptilia, hingga pisces.

Lihat Juga:   Coba Berkunjung ke Suroboyo Carnival Night Market yuk!

Setiap kandang hewan di Kebun Binatang Surabaya dikelompokkan ke dalam kategori. Misalnya, kategori unggas atau burung (aves) yang menghadirkan varian pelikan Australia, burung merak, jalak Bali, hingga burung unta. Sementara, kategori binatang buas terdapat harimau Sumatera, macan tutul, harimau putih, singa, hingga beruang.

Di sisi belakang, pengunjung bisa menemukan kandang binatang untuk primata seperti orang utan, simpanse, babon, dan bekantan. Setelah itu, ada juga kandang jerapah, kuda, rusa, unta, kuda nil, dan elderly bison dari Amerika. Di samping itu, Kebun Binatang Surabaya juga memiliki koleksi satwa langka seperti komodo, dan beberapa binatang peralihan termasuk tapir, babi rusa, dan anoa.

Selain hewan yang hidup di darat, koleksi Kebun Binatang Surabaya juga mencakup hewan yang hidup di air yang terletak di kawasan akuarium. Di sini, Anda bisa melihat Arapaima gigas yang merupakan ikan air tawar terbesar di dunia yang berasal dari Amazon. Selain itu, ada pula beberapa jenis buaya, ular, iguana, dan penyu.

Lihat Juga:   Penginapan Murah Dekat Bandara Soekarno Hatta

Fasilitas Kebun Binatang Surabaya

Kebun Binatang Surabaya - www.republika.co.id
Menunggang unta di Kebun Binatang Surabaya (sumber: republika.co.id)

Untuk menunjang kenyamanan para yang berkunjung, Kebun Binatang Surabaya juga telah dilengkapi dengan beragam fasilitas pendukung. Di dekat arena bermain anak, ada beberapa pedagang yang menjajakan mainan dengan ciri kebun binatang ini. Fasilitas lainnya adalah perpustakaan yang dapat menambah pengetahuan Anda, jembatan pantau, hingga stand foto untuk kenang-kenangan.

Di samping itu, para pengunjung juga berkesempatan menunggang binatang seperti gajah atau kuda. Dan, pada jadwal-jadwal tertentu, wisatawan dapat menyaksikan pemberian makanan (feeding time) untuk binatang-binatang tersebut, selain ada juga atraksi dan pentas dari beberapa hewan di waktu-waktu tertentu.

Paling baru, pengelola Kebun Binatang Surabaya telah membangun jalur jogging (jogging track) yang cukup panjang. Dengan luas 15 hektar, pengunjung dapat berkeliling dengan puas melalui jalur ini. Ke depannya, kebun ini berencana dilengkapi dengan plaza dan central park, serta terhubung dengan depo trem di sisi selatan.

Tidak hanya itu, pihak pengelola Kebun Binatang Surabaya juga telah menyediakan arena rekreasi yang sangat cocok bagi anak-anak. Di tempat ini, Anda bisa mengajak anak Anda bermain flying fox, wisata perahu, outbound, berenang di kolam renang, bungee trampoline, naik bom-bom car, atau sekadar berfoto-foto di Taman Selfie yang kece.

Tiket Masuk Kebun Binatang Surabaya

Pintu gerbang Kebun Binatang Surabaya (sumber: ugikmadyo.com)
Pintu gerbang Kebun Binatang Surabaya (sumber: ugikmadyo.com)
KategoriHarga Tiket
Pengunjung umumRp15.000 per orang
Anak-anak tinggi badan di bawah 85 cmGratis
edukasiMulai Rp20.000
FotoRp15.000
Memberi makan jerapahRp10.000
Parkir motorRp5.000

Terdapat sejumlah promo menarik yang ditawarkan, seperti KBS Ceria dengan rombongan sekolah reguler yang bebas memberi makan satwa rusa, dikenai biaya Rp13 ribu per orang. Melalui promo ini, Anda mendapatkan fasilitas tambahan masuk Kids Zoo gratis dan kolam renang. 

Kebun Binatang Surabaya sendiri beroperasi setiap hari. Pada hari-hari kerja atau weekday, tempat ini buka mulai pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. Sementara, pada akhir pekan atau weekend, kebun binatang ini buka mulai pukul 07.30 WIB sampai 16.30 WIB. Jika membutuhkan info lebih lanjut, silakan menghubungi nomor telepon (031) 5678703.

[Update: Ditta]




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan