Budget Minim? Ternyata di Bandara KLIA2 Ada Spot Gratis untuk Menginap & Mandi!




Spot Gratis Menginap Bandara KLIA2 - masfran.com
Spot Gratis Menginap Bandara KLIA2 - masfran.com

Sejak Mei 2014 lalu Low Cost Carrier atau yang lebih sering disebut LCCT di resmi dialih-fungsikan menjadi cargo. Nah, seluruh maskapai penerbangan budget seperti AirAsia, Tiger Air, Malindo Air dan Lion, serta Cebu Pacific yang sebelumnya beroperasi di LCCT pun dipindahkan ke Kuala Lumpur International Airport (KLIA) 2. Kehadiran KLIA2 sendiri memang menggantikan LCCT dengan daya tampung yang jauh lebih besar serta yang tentunya lebih baik.

Bahkan hingga kini KLIA 2 disebut-sebut sebagai bandara untuk low cost carrier (LCC) terbesar di dunia. Perbedaan yang paling terasa adalah, tak perlu lagi naik turun tangga seperti pesawat low cost pada umumnya, sebab seluruh penerbangan di KLIA 2 kini dilayani dengan garbarata, sehingga para tidak kepanasan dan kehujanan saat hendak naik ke dalam pesawat.

Spot Gratis Menginap Bandara KLIA2 - masfran.com
Spot Gratis Menginap Bandara KLIA2 – masfran.com

Karena merupakan bandara untuk maskapai LCC, tak heran jika hampir seluruh fasilitas di KLIA 2 disesuaikan dengan kebutuhan para pelancong berbiaya cekak atau kalangan backpacker. Yang paling menarik tentunya karena KLIA 2 menyediakan beberapa spot yang bisa digunakan untuk menginap atau sekadar tidur di dalam bandara sembari menunggu jadwal keberangkatan.

Dibandingkan menginap di , tentunya menggunakan spot yang disediakan gratis ini bisa menghemat ratusan ribu rupiah. Anda mungkin akan bertanya-tanya, bolehkah menginap dalam bandara? Jawabnya ternyata boleh-boleh saja, asalkan Anda tidak mengganggu penumpang lain dan Anda juga harus bersiap untuk tidur bersebelahan dengan orang lain yang juga ‘senasib’ dengan Anda atau harus siap mendengarkan berbagai kebisingan dari aktivitas bandara yang padat ini.

Setidaknya ada beberapa spot tidur yang bisa Anda manfaatkan dalam KLIA 2, yang pertama saat keluar dari imigrasi (letaknya di lantai 2 dari total 3 lantai), kalau belok ke kanan, dekat tempat charger station, terhadap area dengan banyak tempat kursi dan berkarpet. Nah di situ dapat Anda manfaatkan untuk tidur. Jika belok ke kiri di samping Old Town White Coffee tersedia spot yang identik. Anda bisa tidur melantai di situ atau bisa tidur sambil duduk menggunakan kursi yang disediakan. Biasanya semakin malam spot ini akan semakin ramai. Pastikan untuk tidak lupa melepas alas kaki saat hendak tidur di sana ya.

Lihat Juga:   Homestay K10, Akomodasi Syariah Murah dan Komplet di Malang

Karena rata-rata area KLIA 2 hampir semuanya berkarpet, hampir setiap spot yang kosong biasanya dimanfaatkan para backpacker untuk tidur melantai. Misalnya saja di samping gerai Wendy’s yang ada di depan KFC. Rupanya di tersebut ada 1 area tenant yang masih belum terisi. Lantaran masih kosong, banyak juga orang yang tidur di tempat itu.

Nah, jika Anda masuk lebih dalam lagi, Anda bisa mencari musala yang ada di lantai 1 dan 2. Apabila Anda tidak sungkan, Anda bisa tidur sejenak di sana. Bisa juga tidur melantai dengan memanfaatkan spot kecil di antara pilar musala.

Spot Gratis Menginap Bandara KLIA2 - www.diarysivika.com
Spot Gratis Menginap Bandara KLIA2 – www.diarysivika.com

Pilihan lokasi tidur gratis lainnya adalah di area sekitar ruang tunggu dekat eskalator. Apabila dari food court, Anda tinggal turun dengan eskalator terdekat. Saat sampai di bawah, Anda bisa pilih tidur sambil duduk di kursi mana saja. Kursi di area tersebut memang diatur berhadap-hadapan. Oleh sebab itu beberapa orang kerap memanfaatkannya untuk tidur atau sekedar meluruskan kaki. Kemudian ada pola Sport Lounge di arah gate Q, tepatnya di belakang toko WH Times. Di sana juga kerap digunakan untuk tidur oleh beberapa orang.

Bagi Anda yang ingin mandi di KLIA 2 pun tak perlu bingung, sebab beberapa toilet yang ada di sana dilengkapi dengan mandi ber-shower yang biasanya diletakkan di ujung toilet. Misalnya toilet dekat pintu masuk penerbangan domestik (lantai 3) samping KK Mart dan di area tunggu blok Gate P terminal keberangkatan internasional.

Lihat Juga:   Sejarah dibalik Pambangunan dan Pemberian Nama Bandara JUANDA Surabaya

Jika Anda memiliki budget berlebih, sebenarnya ada beberapa pilihan hotel transit yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Bandara KLIA2, yakni Capsule Transit Hotel, Tune Hotel, dan Sama-Sama Express. Tapi tentunya untuk menginap di hotel-hotel semacam itu Anda harus menyediakan budget berlebih.

Sebagai contoh, di Capsule Transit Hotel jika sedang ada promo rate sewanya berkisar Rp 391 ribuan saja. Namun jika tidak ada promo, maka Anda harus bersiap-siap mengeluarkan budget Rp 761 ribuan. Lain lagi dengan Tune Hotels. Tune Hotel bisa menjadi pilihan akomodasi yang cukup terjangkau bagi Anda yang memiliki waktu transit cukup panjang. Pasalnya, sewa kamar di Tune Hotel dibanderol sekitar Rp 445 ribuan saja.

Tersedia pula hotel yang masih berada dalam area KLIA 2, yakni Sama-Sama Express. Lokasi Sama-Sama Express ada di L3 Satellite Building. Tarif kamar di Sama-Sama Express dibanderol sekitar Rp 890 ribuan. Cukup mahal bukan harga yang harus dibayar untuk sekadar memejamkan mata sesaat saja? Terlebih hotel tertentu seperti Capsule Hotel diharuskan melakukan pesan terlebih dahulu, sebab jika Anda langsung check in begitu saja biasanya kondisi kamarnya sudah full booked.

Jika tak mau menginap di hotel, Anda juga bisa mampir ke Air Asia Transit Red Carpet Lounge yang ada di seberang foodcourt KLIA 2. Namun Anda nantinya akan dikenai biaya sekitar 70 RM (sekitar Rp 250 ribuan) bila online terlebih dahulu atau 80 RM (Rp 284 ribuan) jika walk in untuk transit 3 jam saja. Dengan harga sekian, Anda bisa mendapatkan fasilitas berupa makan, minum, dan sofa untuk sekadar duduk-duduk atau VIP room. Lumayan kan?




Tentang Dian Kartika1038 Articles
Solo traveler. Menyukai akomodasi murah, tapi tidak anti dengan yang mahal.

Be the first to comment

Leave a Reply

Berikan rating*

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*