Alamat, Fasilitas, dan Jadwal Kereta Api di Stasiun Kota Baru Malang




Stasiun Malang Kota Baru
Stasiun Malang Kota Baru

Kereta api merupakan salah satu moda transportasi di Pulau Jawa. Tak hanya untuk kepentingan bisnis atau pekerjaan, transportasi yang identik dengan rel ini juga menjadi alat bepergian yang menyenangkan untuk traveling. Jadi, jangan heran apabila kala musim libur tiba, -stasiun di kota tujuan wisata penuh sesak oleh traveler yang datang dari luar kota.

Salah satu stasiun yang penuh sesak oleh wisatawan ketika musim tiba adalah Stasiun Kota Baru . Pasalnya, stasiun terbesar di kota pendidikan ini merupakan salah satu pintu gerbang utama menuju objek wisata populer di Malang Raya seperti pantai-pantai di Kabupaten Malang, theme park di Kota Batu, dan objek wisata urban di Kota Malang. Selain itu, stasiun ini juga masyhur di kalangan pendaki yang ingin menaklukkan puncak Gunung Semeru.

Stasiun Kota Baru Malang beralamat di Jl. Trunojoyo No. 10, Kelurahan Kidul Dalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Letaknya tak jauh dari Balai Kota yang merupakan pusat pemerintahan dan salah satu destinasi wajib di Kota Malang.

Bagi Anda yang ingin bersenang-senang di Malang tapi tak punya cukup waktu untuk berlibur ke objek wisata yang ada di Kabupaten Malang atau Kota Batu, Anda tak usah khawatir. Karena, di dekat stasiun Kota Baru juga terdapat banyak tempat populer yang layak dikunjungi. Pertama, ada Kampung Warna-Warni yang kondang dengan spot-spot fotonya yang ikonik. Kampung ini hanya berjarak sekitar 500 meter, sehingga Anda cukup menempuhnya dengan berjalan kaki selama sekitar 10 menit. Selain itu, masih ada objek wisata lain yang bisa dicapai dengan angkot yang lewat depan stasiun, seperti Alun-Alun Merdeka, Masjid Jami’, Toko Oen, dan Pasar Besar.

Sejarah Stasiun Kota Baru

Sejak ditetapkan sebagai Kota Praja oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1914, pertumbuhan Kota Malang semakin pesat. Untuk menyikapi pertumbuhan tersebut, tata ruang Kota Malang akhirnya diubah supaya dapat dibangun sesuai dengan layout kota ideal, layaknya kota-kota di Eropa.

Lalu Lintas Kendaraan di Depan Stasiun Malang
Lalu Lintas Kendaraan di Depan Stasiun Malang

Perubahan yang paling mencolok kala itu adalah pemindahan pusat keramaian kota, yang mulanya ada di Kota Lama, kemudian dipindah  ke perempatan Rajabali antara Jalan Kahuripan, Jalan Semeru, dan Jalan Kayutangan. Perubahan tersebut tentunya juga mengharuskan pemindahan stasiun utama kota menuju tempat yang tak jauh dari pusat kota yang baru. Perencana Kota Malang pada saat itu, yaitu Ir. Herman Thomas Karsten, ingin menjadikan stasiun kereta api menjadi elemen yang penting sehingga harus diletakkan di pusat kota seperti halnya perencanaan kota-kota di Eropa.

Lihat Juga:   Blitar Green Park, Pilihan Wisata Ekonomis di Blitar

.Bangunan stasiun yang dibangun pada tahun 1940 ini dirancang oleh Landsgebouwendienst (Jawatan Gedung Negara). Arsitekturnya menggunakan gaya kolonial modern atau yang juga sering disebut sebagai Nieuwe Bouwen. Ciri-cirinya berwarna putih, volume bangunan yang berbentuk kubus, gevel horizontal, dan atap datar. Sementara, untuk perancangan teknisnya, dilakukan oleh Jawatan Kereta Api sendiri, yang berpatokan pada karya J. van der Eb. Pelaksanaannya dikerjakan oleh sebuah perusahaan biro pelaksana bangunan dan perancangan bernama Algemeen Ingenieurs en Architecten (AIA) yang tenar pada zaman itu.

Stasiun Kota Baru ini memiliki keistimewaan, yaitu menjadi satu-satunya stasiun kereta api yang punya lorong bawah tanah. Lorong tersebut menghubungkan antara peron satu dengan peron lainnya. Struktur dan sistem konstruksi terowongan tersebut juga dibuat dari beton yang tahan ledakan bom dan kedap gas beracun. Berdasarkan sejarah yang ada, liang raksasa itu dibuat untuk mengantisipasi serangan udara musuh, karena di masa itu sedang merebak isu tentang Perang Dunia II yang bakal mengusik kekuasaan Hindia Belanda di bumi Nusantara. Rancangan konstruksi lorong ini sesuai dengan yang disarankan oleh pihak militer.

di Stasiun Kota Baru

Stasiun Kota Baru Malang memiliki fasilitas yang terbilang lengkap dan modern, seperti mesin cetak tiket mandiri, ruang tunggu nyaman yang dilengkapi dengan multimedia, toilet gratis, lima loket, tiga peron, tempat parkir yang cukup luas, mesin ATM, dan food court yang menyediakan aneka makanan. Sayangnya, di stasiun ini belum ada musala, sehingga untuk salat Anda harus melakukannya di luar stasiun.

Stasiun Malang
Stasiun Malang

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui soal loket yang ada di stasiun ini. Pertama, loket 1 & 2 yang dikhususkan untuk pembelian tiket kereta jarak jauh hanya dibuka pukul 09.00 sampai 16.00 WIB. Selanjutnya, untuk loket 3 yang dikhususkan untuk membeli tiket go show jarak jauh buka pukul 07.00 sampai 20.15 WIB, sedangkan loket untuk tiket go show jarak dekat, yakni loket 5, dibuka pukul 04.00 sampai 20.30 WIB. Terakhir, untuk tiket kereta jarak dekat, Anda bisa membelinya di loket 4 yang buka mulai pukul 09.00 sampai 16.00 WIB.

Lihat Juga:   Villa Kusuma Estate M13, Akomodasi Mewah Favorit Keluarga di Dekat Museum Angkut

Soal fasilitas transportasi dari dan menuju Stasiun Kota Baru, Anda bisa memilih beberapa jenis transportasi seperti ojek, taksi, atau angkot. Jika memutuskan untuk menggunakan jasa angkot, Anda terlebih dahulu harus mengetahui kode angkot yang akan dinaiki. Berikut daftar kode dan tujuan angkot yang lewat di depan stasiun.

Kode TrayekTujuanSpot Populer
ALArjosari-LandungsariMalang Town Square, Universitas Negeri Malang, Arjosari, Stadion Gajayana
ADLArjosari-Dinoyo-LandungsariArjosari, Universitas Brawijaya, Balai Kota
MMMadyopuro-MerganSawojajar, Velodrome
LG/LHArjosari-Hamid Rusdi (Gadang)Pasar Gadang dan Pasar Besar, Alun-Alun Merdeka
GL/GHArjosari-Hamid Rusdi (Gadang)Pasar Gadang dan Pasar Besar

Keberangkatan Kereta Api

Sebagai salah satu stasiun dengan penumpang terpadat di Jawa Timur, Stasiun Kota Baru Malang tentu melayani banyak rute perjalanan, utamanya yang menggunakan jalur selatan. Berikut jadwal keberangkatan kereta api yang ada di Stasiun Kota Baru beserta tujuannya.

Nama Kereta ApiTujuanJadwal Keberangkatan (WIB)
KA Majapahit Pasar Senen19.30
KA GajayanaJakarta Gambir13.30
KA MatarmajaJakarta Pasar Senen17.30
KA Malabar16.00
KA Malioboro Ekspres Tugu08.20 dan 20.10
KA Tawang AlunBanyuwangi15.50
KA Jaya BayaJakarta Pasar Senen11.45
KA PenataranSurabaya dan Blitar07.08, 12.37, 16.49, 20.00
KA Penataran EkonomiSurabaya04.30

Jadwal kereta api di atas berlaku pada tahun 2017. Jadwal tersebut bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan yang dikeluarkan oleh PT KAI. Info lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi situs resmi KAI di //kai.id atau bisa juga mengunjungi //kereta-api.info.

 




Tentang M. Nur Fahmi897 Articles
Pegiat jaringan wisata dan kontributor aktif Local Guides

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan