9 Objek Wisata Ikonik di Sumatera Barat




lubang jepang sumatera barat

Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki kekayaan dan alam yang berlimpah. Provinsi ini memiliki hampir semua jenis objek , mulai dari alam (, pantai, gunung, danau, ngarai) hingga wisata budaya. Karena itu, tak heran jika Sumatera Barat tercatat sebagai salah satu provinsi yang memiliki jumlah kunjungan wisatawan tertinggi.

lubang jepang sumatera barat
lubang jepang sumatera barat

 

Nah, bagi Anda yang ingin berlibur ke Sumatera Barat, berikut beberapa objek wisata ikonik yang wajib dikunjungi.

Jam Gadang

Ini adalah bangunan ikonik yang bukan hanya merepresentasikan Bukittinggi (tempat jam ini berada), namun juga Provinsi Sumatera Barat secara keseluruhan. Didatangkan langsung dari Rotterdam, , bangunan Jam Gadang memiliki luas keseluruhan 13 x 4 meter, dengan tinggi mencapai 26 meter.

Arsitektur Jam Gadang dirancang oleh Yazin Sutan Gigi Ameh. Terdapat empat jam pada masing-masing sisi Jam Gadang, dengan diameter 80 cm. Angka dalam Jam Gadang ditulis dengan angka Romawi. Namun uniknya, jika angka empat ditulis dengan simbol IV, maka pada Jam Gadang ditulis dengan simbol III.

Kelok 9

Ini adalah ruas jalan berkelok yang terletak sekitar 30 km sebelah timur Kota Payakumbuh menuju Provinsi Riau. Jalan ini membentang sepanjang 300 meter di Jorong Aje Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat yang merupakan bagian dari ruas jalan penghubung lintas tengah Sumatera Barat dan pantai timur Sumatera.

Di sekitar Kelok 9 telah dibangun jembatan layang sepanjang 2,5 km yang sangat fenomenal. Pasalnya, jembatan ini membentang meliuk-liuk menyusuri dua dinding bukit terjal dengan tinggi tiang-tiang beton bervariasi mencapai 58 meter. Tak ayal setelah selesai dibangun, megakonstruksi ini pun menjadi salah satu ikon di Sumatera Barat.

Danau Singkarak

Ini merupakan danau terbesar di Sumatera Barat dengan luas 107,8 km2 atau terluas kedua di Sumatera. Terbentang di dua kabupaten, Solok dan Tanah Datar, Danau Singkarak selain berfungsi sebagai tempat wisata, juga digunakan sebagai sumber PLTA Singkarak.

Air di Danau Singkarak sangat jernih, dan tidak ada tumbuhan enceng gondok maupun rumput liar di permukaan danau. Meski begitu, di sini cukup jarang dijumpai ikan. Menurut penelitian, hanya terdapat sekitar 19 jenis ikan, salah satunya ikan bilih yang merupakan spesies khas Danau Singkarak.

Danau Maninjau

Selain Danau Singkarak, Danau Maninjau juga merupakan salah satu objek wisata populer di Sumatera Barat. Danau ini berada di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, atau 140 km sebelah utara Kota Padang.

Danau Maninjau merupakan danau vulkanik yang berada pada ketinggian 461,5 meter di atas permukaan laut. Danau ini memiliki luas sekitar 99,5 km2, dengan kedalaman maksimal mencapai 495 meter. Pada sore hari, jika cuaca cerah, wisatawan dapat menyaksikan peristiwa langka ketika air Danau Maninjau seperti naik ke langit melewati celah cahaya yang tembus.

Danau Di Atas dan Danau Di Bawah

Kedua danau ini sering juga disebut dengan danau kembar. Pasalnya, letak kedua danau ini berdampingan, yaitu hanya berjarak sekitar 300 meter. Danau Di Atas memiliki luas sekitar 17,20 m2 dengan ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut. Sementara, Danau Di Bawah memiliki luas 16,90 m2 dan terletak di ketinggian 1.566 meter di atas permukaan laut.

Yang unik dari danau kembar tersebut, jika Anda ingin menuju Danau Di Atas, maka Anda harus melalui jalan yang menurun. Sebaliknya, jika Anda ingin menuju Danau Di Bawah, maka Anda harus melalui jalan yang mendaki.

Ngarai Sianok

Ini adalah sebuah ngarai yang terletak di pusat kota Bukittinggi, membujur dari selatan Nagari Koto Gadang dan berakhir di Pulupuh dengan panjang sekitar 15 km, kedalaman mencapai 100 meter, dan lebar 200 meter. Ngarai Sianok atau Lembah Pendiam ini berlatarkan Gunung Merapi dan Gunung Singgalang, sehingga memiliki pemandangan hijau memesona.

Salah satu fakta menarik Ngarai Sianok adalah bahwa ngarai ini terletak di pusat kota, yang tidak ditemui di kota-kota lainnya di dunia. Perjalananan menjelajah dengan melalui jalan setapak di lembah ngarai merupakan rekreasi yang menarik.

Mentawai

Ini adalah sebuah kepulauan yang meliputi empat pulau besar, yaitu Pulau Sipora, Pulau Siberut, Pulau Pagai Utara, dan Pulau Pagai Selatan. Karena dikepung Samudera Hindia yang luas, pantai-pantai di Kepulauan Mentawai memiliki pasir yang besih serta pemandangan yang indah.

Selain itu, Kepulauan Mentawai juga merupakan surga bagi para peselancar. Di sini, setidaknya ada 400 titik surfing, dengan ombak yang sedang hingga ombak paling menantang. Karena itu, tak heran jika di Kepualuan Mentawai sering diadakan event selancar tingkat dunia.

Lubang Jepang

Ini merupakan bangunan berupa gua bawah tanah yang digunakan sebagai tempat pertahanan tentara Jepang. Selain itu, dulunya tempat ini juga digunakan sebagai penyimpanan senjata serta amunisi, rapat tentara, memasak, hingga penjara tanahan perang.

Lubang Jepang memiliki luas sekitar 2 hektar, dengan lorong-lorong yang bercabang. Berwisata ke Lubang Jepang merupakan alternatif menarik untuk mempelajari peninggalan , khususnya bagi anak-anak.

Lembah Harau

Ini merupakan cagar alam dengan bukit kapur yang curam dengan ketinggian antara 100 m hingga 150 m, yang terletak 14 km dari Kota Payakumbuh. Bentuk topografi dari Lembah Harau berbukit dan bergelombang, serta masih memiliki udara yang bersih.

Objek wisata Lembah Harau sendiri dibagi menjadi dua, yaitu Sarasah Bunta yang memiliki lima beserta kolam penampung , serta Akar Berayun yang memiliki kolam renang dan tempat berkemah. Selain itu, terdapat lembah echo yang memungkinkan teriakan Anda menghasilkan gema yang sempurna sebanyak tujuh kali. Konon kabarnya, lembah echo merupakan satu-satunya lembah di dunia yang menghasilkan gema sempurna.

Lihat Juga:   Fasilitas dan Biaya Tiket Wisata Green Canyon




Be the first to comment

Leave a Reply

Berikan rating*

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*