Pulau Kelor NTT, Pesona Tersembunyi di Labuan Bajo




Keindahan Pulau Kelor NTT - www.gotravelaindonesia.com
Keindahan Pulau Kelor NTT - www.gotravelaindonesia.com

Labuan Bajo tidak cuma mengandalkan Komodo untuk menarik minat , baik dari dalam maupun luar negeri. Kawasan di Provinsi NTT (Nusa Tenggara Timur) tersebut juga memiliki Pulau Kelor, sebuah pulau yang menawarkan panorama tidak kalah dengan tetangganya, seperti Pulau Padar dan Pulau Rinca. Karena masih jarang didatangi turis, suasana di tempat ini pun tergolong sepi, pas untuk mereka yang membutuhkan yang tenang dan nyaman.

Sejak dulu, Kabupaten Manggarai Barat telah terkenal sebagai daerah dengan pesona alam yang oke, termasuk kawasan Labuan Bajo yang disimbolkan sebagai Pintu Gerbang Pariwisata dan Pendukung Pangan Nasional.[1] Memiliki laut yang sering dikatakan sebagai pertemuan antara arus panas dan arus dingin, jumlah kedatangan turis ke Labuan Bajo memang cukup banyak, mencapai 16.768 orang pada tahun 2012[2] dan terus meningkat.

Kebanyakan wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo memang hendak menuju ke Nasional Komodo yang telah ditetapkan sebagai Warisan Alam Dunia oleh UNESCO. Aktivitas utama yang dilakukan di Pulau Komodo tentu saja mengunjungi habitat komodo, sebuah satwa purba yang masih hidup hingga sekarang. Di sini, traveler dapat melakukan trekking pendek untuk melihat aktivitas binatang tersebut.

Lokasi dan Pesona Pulau Kelor

Nah, apabila wisatawan ingin liburan yang tidak mainstream saat berkunjung ke Labuan Bajo, Pulau Kelor mungkin bisa menjadi alternatif yang menarik. Dibandingkan Pulau Komodo, Pulau Padar, dan Pulau Rinca, tempat ini memang belum terlalu populer. Namun, karena hal itulah maka turis bisa menghabiskan waktu dan menikmati eksotisme sepuasnya di kawasan ini tanpa perlu ‘saingan’.

Lihat Juga:   Rekomendasi Tempat Nongkrong di Jogja Buka 24 Jam
Pesona Pulau Kelor NTT - phinemo.com
Pesona Pulau Kelor NTT – phinemo.com

Lalu, di mana letak Pulau Kelor? Pulau ini juga berada di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Barat. Lokasinya bisa ditempuh menggunakan kapal laut dengan durasi tempuh sekitar satu jam dari Labuan Bajo. Apabila ingin lebih cepat sampai, bisa menyewa speed boat atau fast boat karena cuma perlu 30 menit untuk menyeberangi lautan. sewa kapal sekitar Rp600 ribuan PP dan muat enam hingga tujuh orang.

Awalnya, Pulau Kelor memang lebih sering dijadikan lokasi persinggahan oleh wisatawan yang bertolak dari Labuan Bajo menuju Pulau Komodo dan Pulau Padar atau sebaliknya. Biasanya, pulau ini dijadikan traveler untuk latihan stretching atau pemanasan terlebih dahulu sebelum melanjutkan sailing atau berlayar ke Pulau Komodo dan Pulau Padar.

Seiring waktu, popularitas pulau ini sedikit menanjak, terutama di kalangan turis yang membutuhkan suasana yang sepi untuk liburan. Pasalnya, Pulau Kelor memang menawarkan keindahan yang tidak kalah dengan pulau-pulau di dekatnya. Di tempat ini, Anda bisa menemukan sebuah kecil, yang meski tidak terlalu tinggi, tetapi cukup terjal dan memiliki kemiringan hingga 60 derajat.

Kaki bukit ditumbuhi pepohonan yang tampak teduh, sedangkan sisi puncak tak ditemukan pohon besar, tetapi tidak membuatnya gersang. Untuk bisa menuju puncak, pengunjung perlu melewati hamparan pasir putih di tepi pantai terlebih dahulu, kemudian mendaki bukit dengan durasi waktu sekitar 30 menit. Karena cukup terjal, disarankan untuk menggunakan pakaian dan sepatu yang nyaman serta menyiapkan fisik sebaik mungkin.

Lihat Juga:   Villa Bunga Tanjung 33, Penginapan Gress Tarif Rp450 Ribuan Dekat RS Baptis Batu
Sewa Kapal Pulau Kelor NTT - www.indonesiakaya.com
Sewa Kapal Pulau Kelor NTT – www.indonesiakaya.com

Ketika sudah berhasil di puncak, lelah menempuh pendakian langsung terbayar tunai. Puncak Kelor menawarkan gugusan Pulau Menjaga untuk para pendaki. Bentuknya mirip jajaran kerucut yang berbaris dan berlapis-lapis. Pemandangan kapal yang mendarat di bibir pantai seolah menyempurnakan eksotisme Pulau Kelor. Waktu berkunjung terbaik adalah ketika musim hujan lantaran bukit akan berwarna hijau karena ditumbuhi rumput sehingga sangat cantik jika dijadikan objek foto.

Tidak cuma mendaki bukit, di Pulau Kelor, wisatawan pun bisa melakukan aktivitas lain. Bagi yang suka dengan laut, bermain air di pantai tentu tidak boleh dilewatkan. Selain itu, Anda juga bisa hanya duduk-duduk di pasir putih di bawah pohon rindang sambil menikmati keindahan lautan. Sebagai pelengkap, bisa memesan es kelapa muda di warung-warung yang ada di kaki bukit.

Untuk mereka yang ingin mengeksplorasi keindahan bahwa laut, bisa melakukan snorkeling, dengan penampakan biota laut yang sehat turut menjadi sajian utama. Ratusan ikan berseliweran dan terumbu karang yang berwarna-warni terlihat seperti lukisan bawah laut yang hidup. Jika ingin menikmati panorama Pulau Kelor lebih lama, pengunjung bisa berkemah semalaman dan menggelar tenda.

[1] Marry dan Luciana Kristanto. 2013. Hotel Resor dan Fasilitas di Labuan Bajo. Jurnal eDimensi Arsitektur, Vol. 1(2): 14-21.

[2] Rufaidah dan Budi Isdianto. 2013. Akuarium Laut Indonesia di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Tingkat Sarjana Senirupa dan Desain ITB, Vol. 2(1).




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan