Info Lengkap Paket Wisata Alam Pangkalan Bun Kalimantan Tengah




Taman Wisata Alam Tanjung Keluang - kumparan.com
Taman Wisata Alam Tanjung Keluang - kumparan.com

Kalimantan dikenal sebagai pulau nomor tiga terbesar di dunia yang terkenal dengan hutan tropisnya. Tak heran jika masyarakat internasional juga menyebut Pulau Kalimantan sebagai Borneo, sebutan lain pohon Dryobalanops camphora. Salah satu kawasan wisata yang terkenal dengan nasionalnya yakni Tanjung Puting di Pangkalan Bun, .

Pangkalan Bun memiliki julukan Kota Manis yang merupakan singkatan dari minat, aman, nikmat, indah, dan segar. Menjadi kawasan ibu kota Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Pangkalan Bun menawarkan sejumlah destinasi memukau yang begitu mendunia. Apalagi kalau bukan, Tanjung Puting Research Station di Taman Nasional Tanjung Puting di Pangkalan Bun. Sejajar dengan Ketambe Research Station di Kutacane di Aceh Tenggara, kedua taman nasional di Indonesia ini mempunyai sejarah panjang dalam riset orangutan Kalimantan dan .[1]

Tanjung Puting Research Station

Memiliki luas lebih dari 400.000 hektare, Tanjung Puting Research Station Pangkalan Bun menjadi tempat konservasi orangutan Kalimantan. Selain dapat mengamati puluhan orang utan, Anda dapat menemukan berbagai primata seperti monyet ekor panjang, bekantan, aneka ragam burung, hingga buaya di habitat aslinya.

Untuk ke Tanjung Puting, Anda dapat mengambil penerbangan menuju Pangkalan Bun lalu dilanjutkan melalui darat sekitar 20 menit menuju Pelabuhan Kumai yang merupakan titik awal pintu masuk ke area Taman Nasional Tanjung Puting. Anda dapat memakai kapal kayu atau disebut klotok sebagai alat transportasi. Anda dapat memesan open trip dari berbagai penyedia jasa tour dengan mulai Rp165.000 per orang. Sedangkan untuk tour selama tiga hari, Anda akan dikenai sebesar Rp1,9 jutaan termasuk makan dan hunting foto.

Lihat Juga:   Sumber Jeruk, Tempat Fish Spa Gratis di Kabupaten Malang

Ada tiga camp di mana terdapat feeding time yaitu Camp Tanjung Harapan, Camp Pondok Tanggui dan Camp Leakey. Ketiga camp tersebut memiliki raja orangutannya masing-masing. Masing-masing camp memiliki waktu yang berbeda untuk feeding time sehingga wisatawan tak perlu takut untuk ketinggalan feeding time di camp lain. Saat feeding time, kemungkinan Anda akan bertemu langsung dengan raja orangutan yang akan muncul ke lokasi.

Tanjung Puting Research Station - kalimantantourguide.com
Tanjung Puting Research Station – kalimantantourguide.com

Taman Wisata Tanjung Keluang

Nah, tak hanya mempelajari ragam spesies orangutan, Anda juga dapat menemukan salah satu konservasi penyu seluas 2.000 hektare di Taman Wisata Alam Tanjung Keluang yang berada di Kecamatan Kumai, Pangkalan Bun. Banyak spesies penyu khususnya jenis sisik dapat Anda temui di pantai ini.

Untuk ke Tanjung Keluang Anda dapat memesan kapal kayu dengan tarif sebesar Rp10 ribuan per orang dengan masuk hanya Rp5 ribuan. Anda dapat menikmati view pantai sambil memburu aneka seafood untuk oleh-oleh yang ditawarkan di pinggir pantai. Tak ada salahnya untuk mencoba sensasi camping di Tanjung Keluang tepatnya di PantaI Kubu bersama keluarga maupun teman-teman. Kawasannya yang menghadap ke arah timur, membuat siapa saja jatuh cinta dengan keanggunan sunrise-nya.

Lihat Juga:   Status Gunung Kerinci Saat Ini yang Perlu Diwaspadai
Taman Wisata Alam Tanjung Keluang - kumparan.com
Taman Wisata Alam Tanjung Keluang – kumparan.com

Bukit Bolau

Selain taman nasional, Bukit Bolau atau Tapin Bini dapat menjadi alternatif lain wisata alam di Pangkalan Bun. Para penikmat paralayang, pendaki gunung, hingga panjat tebing kerap mengunjungi lokasi dengan treknya yang terjal dengan kemiringan 60 – 80 derajat ini. Pemandangan alam yang disuguhkan begitu mirip di Toraja, membuat Anda tak akan menyesal datang di Bukit Bolau.

Untuk ke Bukit Bolau, Anda dapat mendatangi Kelurahan Tapin Bini Kecamatan Lamandau untuk mengurus perizinan khususnya bagi wisatawan yang berniat mendaki. Jaraknya sekitar dua jam dari Kota Nanga Bulik menggunakan jalur darat. Anda akan mendapatkan pemandu atau guide melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

Bukit Bolau - www.borneonews.co.id
Bukit Bolau – www.borneonews.co.id

Sungai Arut

Menyusuri Sungai Arut menggunakan getek juga menjadi pilihan wisata di Pangkalan Bun. Pasalnya, Anda dapat melihat ragam aktivitas warga sekitar sungai, bekantan, hingga menyaksikan sunset dari atas sungai. Beberapa warung makan di pinggir sungai juga tersedia untuk memanjakan lidah Anda dengan aneka makanan khas Kota Pangkalan Bun. Untuk menikmati perjalanan yang menyenangkan di sepanjang Sungai Arut, Anda akan dikenai tarif sekitar Rp50 ribu per orang.

Sungai Arut - regional.kompas.com
Sungai Arut – regional.kompas.com

Nah, itu tadi paket wisata alam di Pangkalan Bun Kalimantan Tengah yang patut Anda coba. Tarif di atas tentu dapat berubah sewaktu-waktu.

[1] Supriatna Jatna, Berwisata Alam di Taman Nasional (Yogyakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2014), hlm. 15




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan