Tiket Masuk Ujung Aspal Wanayasa, Spot Adventure Anyar di Purwakarta

Ujung Aspal Wanayasa

Semakin hari, banyak masyarakat Indonesia yang doyan bepergian atau tamasya untuk melepaskan penat. Karena itu, tidak heran jika kemudian banyak objek baru yang ‘ditemukan’ atau didirikan, salah satunya Ujung Aspal Wanayasa yang terletak di . Untuk bisa berkunjung ke tempat ini, hanya dikenakan tiket masuk Rp5.000 per orang, dan bisa naik dua kali lipat jika pengunjung mau melakukan kegiatan camping.

Ujung Aspal Wanayasa

Ujung Aspal Wanayasa

Ujung Aspal Wanayasa

Ujung Aspal Wanayasa berlokasi di Desa Pusaka Mulya, Kecamatan Kiara Pedes, Purwakarta, Jawa Barat. Jika Anda berangkat dari wilayah Jabodetabek, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau , dengan rute keluar dari pintu gerbang jalan tol Jatiluhur/Ciganea, kemudian masuk Kota Purwakarta. Setelah itu, menuju Pasar Rebo dan langsung ke arah Pasawahan-Wanayasa-Kiara Pedes, dan selanjutnya masuk ke jalan kabupaten di Desa Pusaka Mulya.

Sementara, bagi mereka yang menggunakan kendaraan sepeda motor, bisa mengambil arah dari Cikampek langsung menuju Sadang, dilanjutkan ke Purwakarta, Pasar Rebo, Pasawahan, Wanayasa, Kiara Pedes, dan masuk ke Desa Pusaka Mulya. Nah, apabila pelancong berasal dari wilayah Pantura seperti Subang, Indramayu, atau Cirebon, bisa melalui jalur Subang-Jalan Cagak, lalu belok kanan menuju Serang Panjang, Kiara Pedes, dan berakhir di Desa Pusaka Mulya.

Lihat Juga:   Jalur Wisata Bromo Lewat Kecamatan Tumpang, Malang

Pesona Ujung Aspal Wanayasa

Destinasi wisata di Purwakarta ini bisa dibilang masih baru. Ini sebenarnya merupakan sebuah pengembangan dari hutan pinus milik Perhutani yang bekerja sama dengan LMDH dan tokoh masyarakat serta karang taruna di wilayah setempat. Kawasan wisata ini diresmikan pada tanggal 23 Maret 2016 oleh Bupati Purwakarta, H. Dedi Mulyadi, SH, dan sebelumnya memiliki nama Pasir Panyawangan.

Ujung Aspal memang memiliki panorama alam yang mayoritas dihiasi pepohonan jangkung pinus yang berjejer rapi. Hawa di tempat ini sangat sejuk karena Burangrang berdiri tegak di belakangnya. Untuk memanjakan para pelancong, di tempat ini juga telah dilengkapi dengan tempat yang terbuat dari kayu tradisional khas Sunda dan saung ijuk, serta ayunan tali dan hammock. Selain itu, ada pula tempat lesehan yang terbuat dari bata merah.

Lihat Juga:   Lima Pantai Menakjubkan di Blitar

Sentuhan tradisional unik lainnya yang ada di Ujung Aspal adalah jembatan papan yang berada di antara jejeran pepohonan pinus yang rindang, dan bebas dipakai berjalan oleh para wisatawan. Semua konten yang disajikan di Ujung Aspal ini sangat menarik dan indah, sehingga cocok bagi mereka yang gemar mengabadikan diri lewat kamera, baik secara bersama-sama maupun selfie.

Fasilitas di Ujung Aspal

Meski berada di dalam hutan pinus, bukan berarti di Ujung Aspal tidak dilengkapi dengan fasilitas penunjang. Di tempat ini, para pelancong dapat menemukan sejumlah warung kelontong yang menjual berbagai camilan dan ringan. Meski demikian, pengelola juga tidak mengharamkan wisatawan membawa bekal sendiri dari luar.

Tiket Masuk Ujung Aspal

Seperti dituturkan sebelumnya, untuk bisa berkunjung ke ini, pelancong hanya perlu membayar tiket masuk dengan harga Rp5.000 per orang. Sementara, jika ingin berkemah, biayanya adalah Rp10.000 per hari dan penyewaan sepeda dikenakan Rp15.000. Di samping itu, tempat ini juga memungkinkan digunakan untuk foto pre-wedding dengan biaya sekitar Rp250.000.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>