Wajib Mampir, Ini Tempat Nongkrong Hits di Pangkalpinang




Cafe Gochi - babelreview.co.id
Cafe Gochi - babelreview.co.id

Nongkrong tetap menjadi salah satu kegiatan mengasyikkan jika kebetulan sedang berkunjung ke suatu daerah. Nah, apabila Anda sedang berencana bepergian ke , ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini juga menyediakan beberapa spot yang asyik dipakai berkumpul bareng teman atau sejawat, bahkan hingga berjam-jam.

Meskipun awalnya dipandang sebelah mata, nongkrong nyatanya terus dilakukan, terutama oleh anak muda, dan akhirnya menjadi budaya tersendiri. Nongkrong ini biasanya dilakukan untuk mengisi kekosongan, bertemu dengan kawan lama, sambil menikmati hidangan tertentu. Awalnya terlihat seperti budaya pemalas dan tidak berguna, lambat laun nongkrong berpotensi besar untuk mengurangi stres dan menumbuhkan kreativitas dalam berpikir dan berkarya.[1]

Aktivitas ini dikenal sebagai salah satu atau ruang yang egaliter karena variasi orang yang datang, tanpa membeda-bedakan strata sosial. Mereka melepas lelah dan ditemani hidangan, menikmati suasana di ruang yang bebas obrolan hingga larut malam, mulai ringan hingga berat, meskipun mungkin tidak selalu mengenal satu sama lain.[2]

Di setiap daerah, pasti sudah terdapat tempat nongkrong, demikian pula apabila Anda sedang jalan-jalan ke Pangkalpinang. Umumnya, tempat nongkrong ini berupa kedai, warung, atau kafe, meski tidak menutup kemungkinan ada yang memakai halaman stadion atau alun-alun sebagai bercengkerama. Nah, berikut tempat nongkrong hits yang dapat Anda temukan di Pangkalpinang.

Cafe Gochi

Kafe ini dapat Anda temukan di Jalan Merdeka, Batin Tikal, Kecamatan Taman Sari, Pangkalpinang. Untuk kawula muda Pangkalpinang, nama Café Gochi tentu sudah tidak asing lagi. Karena, berlokasi di tengah kota, membuat tempat ini sangat mudah dicari. Selain itu, terkenal karena mengusung konsep yang unik, dengan tema interior bergaya vintage.

Berdiri pada tahun 2014, Cafe Gochi langsung menjadi anak muda setempat untuk berkumpul bersama teman. Dari lantai atas, pengunjung dapat memandang panorama kota yang bermandikan lampu di malam hari. Pengelola sendiri rutin menyajikan sesuatu yang baru setiap empat bulan sekali, entah itu menu, dekorasi, snack, atau hiburan yang disediakan.

Lihat Juga:   Losmen Bukit Hijau, Akomodasi Murah Tawarkan View Pantai Parangtritis
Cafe Gochi - babelreview.co.id
Cafe Gochi – babelreview.co.id

T-Cafe

Masih berada di kawasan Batin Tikal, Taman Sari, Anda juga bisa menemukan T-Café, sebuah tempat nongkrong yang cukup hits di Pangkalpinang. Berbeda dengan Cafe Gochi yang mengusung suasana vintage, T-Café menawarkan tema garden party yang disertai live music setiap malam Kamis dan malam Minggu, membuat suasananya menjadi sedikit romantis.

Layaknya kafe pada umumnya, sajian utama di tempat ini juga tidak jauh-jauh dari kopi.Kopi yang menjadi favorit adalah yang berasal dari Manggar, Belitung Timur. Tidak cuma itu, pengelola pun sudah menyiapkan nasi goreng ikan asin dengan hanya Rp25 ribuan per porsi serta Blue T-Café dengan banderol cuma Rp16 ribuan per porsi.

T Cafe - @Eka Prayoga
T Cafe – @Eka Prayoga

Warkop Papa

Lokasi nongkrong hits lainnya di Pangkalpinang adalah Warkop Papa. Kedai ini dapat Anda temukan di Jalan Hamidah No. 67, Batin Tikal, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang. Di dalam akun Instagram resminya, warung ini mengklaim diri sebagai ‘Era Baru Warung Kopi Indonesia’, karena menghadirkan konsep open kitchen serta display interior yang memungkinkan konsumen mencoba sendiri seperti ruang inspirasi.

Menu andalan warung ini adalah Kopi Papa, yang dikatakan merupakan kombinasi kopi Nusantara, diracik khusus dari campuran biji-biji pilihan Indonesia. Tak cuma kopi, warung ini juga menyediakan aneka makanan dengan resep lokal, yang punya harga bersahabat. Warkop Papa sendiri beroperasi mulai pukul 6 pagi dan tutup pukul 11 malam.

Warkop Papa - @WARKOP PAPA .
Warkop Papa – @WARKOP PAPA .

La Banca

Kawasan Batin Tikal, Kecamatan Taman Sari, memang menjadi gudangnya tempat nongkrong di Pangkalpinang. Pilihan lainnya di daerah ini adalah La Banca yang berada di Jalan No. 73, Batin Tikal, Kecamatan Taman Sari. Sudah hadir sejak tahun 2014 lalu, La Banca menghadirkan konsep yang berbeda dengan kafe kebanyakan, memadukan desain klasik dan modern serta suasana eksklusif.

Menurut ulasan para pengunjung yang sempat mampir, La Banca dikatakan sebagai tempat nongkrong outdoor yang asyik karena sudah dilengkapi fasilitas . Selain itu, area kafe yang luas membuatnya dapat menampung banyak tamu. Namun, beberapa tamu mengeluhkan pelayanan staf yang agak lama ketika mengirim menu kepada pengunjung.

Lihat Juga:   Lima Kuliner Khas Blitar yang Menggoda Selera
La Banca - @Wahidin Fahrullah
La Banca – @Wahidin Fahrullah

Warung Bolak Balik

Lokasi nongkrong lainnya yang sudah hits di kalangan anak muda Pangkalpinang adalah Warung Bolak Balik. Tempat ini terletak di Semabung Baru, Intan, Kota Pangkalpinang. Beroperasi setiap hari mulai pukul 11 siang hingga 10 malam, seperti namanya, kafe ini menawarkan konsep yang berbeda dari yang lainnya, yakni bolak-balik, seperti tempat air mineral, meja, dan keranjang yang dibalik.

Tempatnya sendiri cukup lapang dan cozy. Sejumlah ornamen berbahan kayu diletakkan di dalam ruangan, menghasilkan suasana yang sedikit klasik. Sementara, untuk menunya, pengunjung dapat memesan makanan seperti sushi dan minuman cheese cream. Asyiknya lagi, pengelola menyediakan fasilitas makan siang mulai jam 12.00 hingga 15.00 WIB.

Warung Bolak Balik - @Mu Fidah
Warung Bolak Balik – @Mu Fidah

Mie Koba Iskandar

Nongkrong sambil menikmati mie, siapa yang menolak? Nah, di Pangkalpinang, ada kedai mie yang pas buat berkumpul bareng teman. Bernama Mie Koba Iskandar, tempat ini dapat Anda temukan di Jalan Balai, Gedung Nasional, Taman Sari, Pangkalpinang. Mie Koba sendiri merupakan mie yang disajikan dengan kuah ikan tenggiri dan sudah menjadi ciri khas Bangka Belitung.

Menurut pemilik, kedai ini sudah hadir sejak tahun 1987 silam dan masih eksis hingga sekarang. Awalnya dijual menggunakan gerobak keliling, sekarang Mie Koba Iskandar sudah memiliki kedai permanen.  Kuah Mie Koba Iskandar terbuat dari ikan tenggiri segar yang dicampur dengan rempah-rempah, sehingga aroma amis ikan tidak akan terasa. Agar semakin segar, bisa ditambahkan perasan jeruk.

Mie Koba Iskandar - @paundra aldila
Mie Koba Iskandar – @paundra aldila

[1]Fauzi, Ahmad dkk. 2017. Budaya Nongkrong Anak Muda di Kafe (Tinjauan Gaya Hidup Anak Muda di Kota Denpasar). Jurnal Ilmiah Sosiologi (SOROT), Vol. 1(1).

[2]Syaifullah, Ahmad. 2016. Perubahan Makna Nongkrong (Studi Kasus Interaksi Sosial Mahasiswa di Kafe Blandongan) (Skripsi). Jurusan Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan