Puncak Lolai Toraja, Negeri di Atas Awan yang Cantik




Puncak Lolai Toraja - www.idntimes.com

Menikmati alam dari ketinggian memang menghadirkan sensasi yang sangat mengasyikkan. Di Indonesia sendiri, sudah ada beragam spot yang bisa Anda kunjungi untuk menikmati panorama alam di tempat yang tinggi. Nah, untuk Anda yang saat ini tengah merencanakan ke kawasan , jangan lupa untuk mampir ke Lolai yang berada di Toraja.

Lokasi Puncak Lolai Toraja

Puncak Lolai bisa Anda temukan di Desa Lolai, Kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Objek ini berjarak sekitar 20 km dari Kota Rantepao (ibukota Toraja Utara), dengan ketinggian berkisar 1.300 meter dari permukaan air laut. dapat mengunjungi tempat ini menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Namun, disarankan untuk menyiapkan jaket atau pakaian hangat karena udaranya sangat dingin.

Sayangnya, jalur yang dilalui untuk menuju ke Puncak Lolai masih cukup terbatas. Tidak semua jalan tertutup aspal, sebagian besar masih dalam kondisi berbatu dan pasir. Karena itu, untuk pelancong yang ingin datang ke tempat ini, disarankan untuk selalu berhati-hati dan menyiapkan kondisi kendaraan semaksimal mungkin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Keindahan Puncak Lolai Toraja

Berada di ketinggian 1.300 meter dari permukaan air laut, banyak yang mengatakan bahwa Puncak Lolai bak ‘negeri di atas awan’. Ketika Anda sampai di tempat ini, suasana sekeliling yang akan Anda temui memang seolah-olah berada di atas awan, dengan kaki Anda tertutup oleh gumpalan-gumpalan kapas tebal berwarna putih yang bergelombang bagaikan ombak di atas udara. Itu adalah hamparan awan putih yang menutupi semua area puncak dari bukit-bukit yang ada di Puncak Lolai ini.

Puncak Lolai Toraja - makassar.tribunnews.com
Puncak Lolai Toraja – makassar.tribunnews.com

Namun, untuk merasakan sensasi ‘negeri di atas awan’, keberuntungan menjadi salah satu faktor utama. Pasalnya, fenomena alam ini tidak selamanya bisa terjadi dan akan sangat bergantung pada faktor cuaca dan alam di sekitarnya. Kabarnya, jika saat sore atau malam hari sedang turun hujan kecil atau gerimis, fenomena gumpalan awan-awan putih ini bisa tampak dengan sangat jelas keesokan paginya.

Lihat Juga:   Info Penginapan Dekat SMKN 4 (Grafika) Malang

Karena fenomena ‘negeri di atas awan’ ini sangat sulit diprediksi kapan akan terjadi, maka biasanya traveler disarankan untuk datang ke Puncak Lolai saat pagi-pagi buta. Anda bisa berangkat ke tempat tersebut sekitar pukul empat pagi dari pusat kota, dan diperkirakan tiba setengah jam kemudian. Biasanya, pada jam-jam ini, sudah banyak wisatawan yang juga berdatangan ke Puncak Lolai untuk merasakan sensasi ‘negeri di atas awan’.

Selain itu, pada pagi hari, pemandangan menakjubkan lainnya yang sering dinanti para turis adalah kemunculan sang surya di ufuk timur. Biasanya, matahari akan menampakkan batang hidungnya pada pukul 05.30 waktu setempat jika cuaca sedang cerah. Perlahan-lahan keluar dari singgasananya, mentari menunjukkan perubahan cahaya, dari bias jingga yang akan berganti menjadi kekuning-kuningan. Hawa dingin pun lambat laun berubah menjadi sejuk, yang membuat banyak wisatawan semakin betah.

Di puncak bukit sendiri, terdapat dua tongkrongan dan tiga alang atau lumbung yang menjadi lokasi tinggal tiga . Warung-warung kecil terlihat berderet rapi menghadap ke timur, sehingga traveler bisa menikmati sunrise dengan leluasa, sambil ditemani secangkir kopi panas khas Toraja, yang dijamin membuat liburan menjadi lebih nikmat.

Karena kawasan ini semakin hari semakin ramai, maka mulai dibangun VIP Room dan area outbound, sehingga turis yang datang ke Puncak Lolai tidak hanya bisa menikmati keindahan sunrise, tetapi juga pemandangan Lolai secara keseluruhan yang sangat eksotis. Bahkan, beberapa warga setempat sepakat menjadikan Kampung Lolai menjadi destinasi sunrise.

Kampung Lolai ini ternyata ditemukan secara kebetulan, yakni ketika dilakukan pemugaran Tongkonan. Menurut pengelola Lempe, Kampung Lolai baru booming sekitar awal tahun 2016. Kala itu, saat pemugaran Tongkonan, banyak fotografer yang datang dan mereka unggah hasil foto keindahan Lolai. Dari sana, wisata ‘negeri di atas awan’ Lolai mulai dikenal publik. Bahkan, tim paralayang Provinsi Sulawesi Tengah menjadikan Lolai sebagai lokasi olahraga paralayang. Sejak ramai, rata-rata terdapat 2.000 wisatawan mancanegara dan domestik yang berkunjung ke sana.

Lihat Juga:   Peristirahatan Pelangi Indah, Homestay Terdekat dari Coban Pelangi

di Puncak Lolai Toraja

Sebagai salah satu spot wisata alam yang kece, fasilitas yang disediakan di Puncak Lolai memang belum begitu mewah. Meski demikian, itu bukan berarti fasilitas di tempat ini tidak memadai. Seperti disampaikan di atas, ketika berkunjung ke Puncak Lolai, wisatawan dapat menikmati makanan ringan atau kopi hangat di beberapa warung.

Puncak Lolai Toraja - www.arsy.co.id
Puncak Lolai Toraja – www.arsy.co.id

Di samping itu, beberapa Teras Tongkonan Lempe juga bisa dijadikan lokasi bersantai pengunjung sambil menikmati kopi Toraja yang disajikan pemilik rumah Tongkonan tersebut. Wisatawan yang ingin berkemah pun dapat menyewa tenda dengan biaya yang cukup murah, mulai Rp50 ribu per malam untuk ukuran kecil dan Rp80 ribu per malam untuk ukuran besar.

Masuk Puncak Lolai Toraja

Menurut beberapa sumber, untuk bisa berkunjung ke Puncak Lolai, wisatawan akan dikenakan tiket masuk seharga Rp15 ribuan per orang. Namun, beberapa sumber yang lain menyebutkan, pelancong hanya akan dikenakan parkir kendaraan dengan biaya seikhlasnya atau sukarela oleh para pemilik Tongkonan.

di Puncak Lolai Toraja

Untuk mereka yang ingin menikmati malam di Puncak Lolai, seperti disampaikan di atas, bisa menyewa tenda yang disediakan pemilik rumah Tongkonan dengan biaya mulai Rp50 ribuan per malam. Selain itu, beberapa pemilik Tongkonan juga ada yang menyewakan rumah mereka (homestay) sebagai tempat bermalam dengan tarif yang lumayan terjangkau.




Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*