Pantai Pahawang, Tempat Wisata di Lampung dengan Pemandangan Bawah Laut Menakjubkan




Pantai Pahawang - life-style.cepamagz.com
Pantai Pahawang - life-style.cepamagz.com

Pahawang selama ini sudah terkenal sebagai salah satu objek andalan di Lampung. Namun baru sejak tahun 2011 keberadaan Pantai Pahawang mulai dikenal secara luas oleh domestik maupun mancanegara. Pulau seluas 1.804 hektare ini masuk termasuk dalam wilayah administratif Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan.

Pantai Pahawang - www.bersosial.com
Pantai Pahawang – www.bersosial.com

Apabila Anda termasuk orang yang menyukai wisata bahari, maka berkunjung ke Pulau Pahawang dapat menjadi salah satu yang wajib Anda kunjungi ketika berlibur nanti. Jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Bandar Lampung dan aksesnya yang cukup mudah membuat tempat wisata satu ini cukup disukai para pelancong.

Pulau Pahawang sendiri terdiri dari 2 pulau utama, yakni Pulau Pahawang Besar yang merupakan pulau utama dari wilayah eksotis ini. Di Pulau Pahawang Besar dihuni sekitar 1.000 kepala keluarga dan di dalamnya tersedia penginapan dan sejumlah lainnya. Umumnya para turis yang berwisata ke Pulau Pahawang akan menginap di Pulau Pahawang Besar.

Pantai Pahawang - life-style.cepamagz.com
Pantai Pahawang – life-style.cepamagz.com

Selain Pulau Pahawang Besar, ada pula Pulau Pahawang Kecil yang luasnya hanya sekitar 13 hektare. Tetapi kabarnya pulau ini dikelola dan dimiliki secara privat oleh warga negara asing. Karena statusnya yang merupakan pulau pribadi, Pulau Pahawang Kecil tak bisa secara bebas dikunjungi wisatawan. Berikut ini rincian lengkap cara mencapai Pantai Pahawang.

Cara Menuju Pantai Pahawang

Untuk menuju Pulau Pahawang ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, yakni melalui udara atau melalui jalur laut. Anda bisa memilih sendiri cara yang paling sesuai dengan anggaran. Berikut info lengkapnya:

  1. Naik pesawat dari Jakarta atau kota lain ke Radin Inten II Bandar Lampung. Cara ini bisa dibilang sebagai cara paling nyaman bagi Anda traveller yang tak mau repot dan punya budget besar. Namun perlu diingat, karena letak airport bukan di tengah kota, maka Anda masih harus naik mobil dari airport ke pusat kota sekitar 30-45 menit. Dari Bandara Lampung ke Pulau Pahawang, Anda setidaknya harus menyewa mobil dari bandara, dengan tarif yang cukup mahal, yakni bisa mencapai Rp 400 ribuan (bisa ditawar). Agar tidak kesiangan, Anda harus memilih jadwal penerbangan yang mendarat paling pagi di Lampung. Perjalanan dari bandara ke Pahawang sekitar 1-2 jam.
  2. Naik kapal ferry dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni. Jika ingin naik kapal, maka setidaknya Anda harus sampai di Pelabuhan Merak sejak pukul 00.00 WIB. Waduh, kenapa harus tengah malam? Yup, sebak penyeberangan dari Merak ke Lampung memang termasuk rute tersibuk. Oleh karena itu jika Anda tak ingin antre dan menunggu terlalu lama, maka Anda bisa berangkat sejak tengah malam. Apabila masuk kapal jam 12 malam, maka kemungkinan Anda bisa tiba di Bakauheni sekitar subuh. Dari Bakauheni ke Pahawang memakan waktu sekitar 3 jam. Saat tiba Pelabuhan Ketapang (tempat kapal yang akan mengantar Anda ke Pahawang) langsung saja naik kapal. Ada 2 kapal yang tersedia, yakni kapal jukung (kapasitas 15-20 orang) dengan tarif sewa Rp 500 ribuan per hari dan speed boat (kapasitas 6-8 orang) dengan biaya Rp 700 ribuan per hari.
  3. Naik bus dari Pelabuhan Bakauheni ke Bandara Lampung, kemudian berhenti di Terminal Rajabasa lalu naik Bus Damri jurusan Rajabasa-Piyabung dan minta turun di Dermaga Ketapang. Ongkos naik Bus Damri ke Dermaga Ketapang hanya sekitar Rp 10 ribuan per orang. Namun perlu diperhatikan bahwa Bus Damri cuma beroperasi 1 kali tiap hari sekitar pukul 07.00 pagi. Pastikan tidak terlambat saat hendak naik Bus Damri. Selain naik bus, Anda juga bisa naik angkutan pick-up ke Dermaga Ketapang.
Lihat Juga:   Lembah Biru, Spot Wisata Asri dan Instagenic di Malino

Namun bila Anda ogah repot jadi backpacker, Anda bisa menggunakan jasa tour & travel atau ikut open trip yang ditawarkan oleh sejumlah biro perjalanan. Biaya open trip ke Pantai Pahawang biasanya berkisar antara Rp 450 ribuan hingga Rp 2,7 jutaan per orang. Jika makin banyak orang yang Anda ajak, maka biayanya kemungkinan bisa lebih .

Lihat Juga:   Omah Selo Boyolali, Harga Murah Dekat Desa Wisata Samiran (Dewi Sambi)

Di Pantai Pahawang ada banyak kegiatan seru yang bisa Anda lakukan. Karena terkenal akan keindahan pemandangan bawah laut dan keanekaragaman biota laut-nya, maka hal pertama yang wajib Anda lakukan ketika tiba di Pulau Pahawang tentu saja adalah snorkeling atau diving. Anda bisa membawa alat snorkeling sendiri atau menyewa alat snorkeling di sana dengan biaya antara Rp 75-100 ribuan. Ada banyak spot snorkeling menarik yang bisa Anda jelajahi mulai dari Nemo yang terkenal akan ikan ‘Nemo’-nya alias ikan badut atau bisa juga berfoto di bawah air dengan foreground plang bertuliskan ‘Taman Laut Pahawang’. Keren kan?

Jika ingin diving alias menyelam, Anda bisa mencobanya di Pulau Tanjung Putus dan Pulau Legundi. Di Pulau Legundi ada banyak goa bawah laut yang sangat menarik untuk dijadikan spot menyelam. Selain snorkeling dan diving, Anda juga bisa mencoba sejumlah olahraga air yang disediakan seperti banana boat dan sofa boat di Pulau Kelagian Besar yang jaraknya cukup dekat dari Pulau Pahawang.

Di samping itu, Anda juga bisa menjelajahi pulau-pulau lain yang lokasinya masih berada di sekitar Pulau Pahawang, misalnya saja seperti Pulau Tanjung Putus. Tanjung Putus adalah jembatan alami yang sangat unik. Keunikan utamanya adalah karena jembatan pasir alami yang menghubungkan Pulau Pahawang Kecil dengan Pulau Tanjung Putus ini hanya muncul ketika air laut sedang surut. Namun bila air laut sedang pasang, maka jembatannya akan kembali terendam air. Sangat menarik bukan?




Tentang Dian Kartika1093 Articles
Solo traveler. Menyukai akomodasi murah, tapi tidak anti dengan yang mahal.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan