Mess Wongso Pangkalpinang, Penginapan Incaran Pelancong Backpacker




Kota Pangkal Pinang - id.wikipedia.org

Sejak novel dan film Laskar Pelangi booming, popularitas Provinsi pun otomatis terdongkrak. Pasalnya, novel yang ditulis oleh Andrea Hirata itu memang mengambil setting di kepulauan yang dulunya termasuk dalam Provinsi Riau itu.

Kota Pangkal Pinang - id.wikipedia.org
Kota Pangkal Pinang – id.wikipedia.org

 

Berkat kehadiran Laskar Pelangi, banyak masyarakat Indonesia yang penasaran dengan potensi Bangka Belitung. Tak heran jika saat ini kunjungan ke Bangka Belitung meningkat tajam, tak cuma dari domestik, melainkan juga turis asing.

Memang, tidak salah rasanya jika menjadikan Bangka Belitung sebagai destinasi alternatif, terutama bagi mereka yang bosan dengan yang itu-itu saja. Di tempat ini, Anda dapat menemukan Pulau Lampu, sebuah pulau kecil di Bangka yang masih alami dan belum berpenghuni. Anda dapat melihat keindahan pulau ini dengan menyewa perahu.

Kemudian, Anda juga bisa berkunjung ke Pantai Matras, sebuah pantai yang termasuk salah satu pantai yang paling banyak didatangi wisatawan ketika bepergian ke Bangka Belitung. Lalu, ada Pantai Tikus dan Pantai Teluk Uber, dua pantai yang memiliki keindahan yang tidak kalah dengan pantai di daerah lain di Indonesia.

Jika bosan dengan pantai, Anda masih bisa berkunjung ke Museum Timah, sebuah museum yang bisa digunakan untuk belajar dan mengenal lebih dekat sejarah proses penambangan timah hingga mengolah timah secara modern dan tradisional. Sementara, Bangka Botanical Gardern merupakan lahan pengembangan hortikultura, menyediakan bibit serta pakan ternak, termasuk menjadi lahan peternakan juga.

Karena makin banyak dikunjungi wisatawan, di pun kemudian mulai ramai berdiri penginapan untuk tempat singgah. Dan, salah satu yang direkomendasikan kepada wisatawan, terutama para , ketika berkunjung ke Pangkalpinang adalah Wongso.

Penginapan Wongso atau biasa disebut Mess Wongso ini beralamat di Jalan Yang Zubaidah (Kampung Bintang), Pangkalpinang, Bangka. Penginapan ini memiliki arsitektur khas rumah-toko (ruko) dengan ketinggian tiga lantai dan didominasi warna putih bercampur cokelat di sekujur dinding bangunan. Sementara, beberapa bagian, seperti balkon, diberi sentuhan warna hijau untuk mempercantik tampilan.

Mess Wongso direkomendasikan kepada pelancong backpacker karena menawarkan yang cukup ramah di kantong, yaitu mulai Rp100 ribuan per malam, dengan fasilitas standar seperti ranjang, meja, hingga kipas angin atau AC. Untuk kamar atau lebih lanjut mengenai penginapan ini, bisa menghubungi nomor telepon (0717) 422977 atau 087797562605.

Lihat Juga:   Tarif Villa Mulyono Batu, Akomodasi Bintang 3 dengan View Menawan




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan