Info Harga Tiket Masuk & Fasilitas Terbaru di Objek Wisata Puncak Lawang Park




Arung Jeram di Lawang Park - www.tripadvisor.co.id

Eksotisme Provinsi Barat memang layak untuk dieksplorasi lebih lanjut. Daya tarik utama Sumbar sebenarnya bukan hanya Kota Padang saja. Jika Anda memang petualang sejati, cobalah untuk merapat ke daerah Agam dan mencari sebuah tempat apik bernama Puncak Lawang Park.

Puncak Lawang Park merupakan sebuah alam yang terletak di Desa Nagari Lawang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam. Jarak ini dari Bukittinggi sekitar 1 jam perjalanan. Apabila hendak ke Puncak Lawang Park, sebaiknya datanglah sebelum jam 10 pagi. Pasalnya bila Anda datang kesiangan sedikit saja, biasanya kondisi Puncak Lawang Park akan berselimut kabut tebal yang membuat pemandangan di sekitarnya cukup sulit dilihat secara jelas.

Tiket Masuk Puncak Lawang Park

Untuk masuk ke kawasan wisata Puncak Lawang Park, Anda hanya perlu membayar tiket dengan harga yang sangat terjangkau, yakni hanya Rp20 ribu saja per orang pada hari kerja (weekday). Sementara, saat akhir pekan (weekend) atau hari libur, HTM (Harga Tiket Masuk) Puncak Lawang Park dibanderol Rp25 ribu per orang. Selain itu, bagi Anda yang membawa kendaraan pribadi, juga perlu membayar biaya parkir sebesar Rp2.000 untuk sepeda motor atau Rp5.000 untuk mobil.

Rute Menuju Puncak Lawang Park

Puncak Lawang Park bisa dituju melalui 2 rute. Rute pertama bisa melewati Matur (dibaca: Matua). Dari Bukittinggi sampai di simpang tiga Matur, Anda dapat mengambil arah ke kanan. Jika melewati jalur ini, Anda akan mendapatkan bonus pemandangan hamparan perkebunan tebu milik penduduk Lawang.

Cottage Puncak Lawang Park - www.kompasiana.com
Cottage Puncak Lawang Park – www.kompasiana.com

Rute kedua yang bisa dilalui adalah lewat Ambun Pagi. Ambun Pagi berada sekitar 3 km setelah Matur, atau tepat sebelum jalan ‘Kelok 44’. Jalur tersebut merupakan rute yang paling banyak dipilih oleh wisatawan yang hendak menuju Puncak Lawang Park karena di sepanjang perjalanan, Anda bakal menikmati indahnya pemandangan Danau Maninjau yang begitu terkenal itu.

Pada dasarnya, ada 2 rute lain lagi yang bisa Anda tempuh. Namun, rute ini adalah jalan setapak dan tidak bisa dilalui kendaraan. Rute tersebut lebih cocok ditempuh oleh Anda yang menyukai petualangan dan hobi trekking. Rute setapak pertama yang dapat Anda coba adalah melewati Pasar Bayur, 4 km utara Danau Maninjau. Jika dari rute ini, Anda bisa mencapai Puncak Lawang Park dalam kurun waktu sekitar 1,5-2 jam perjalanan. Selama perjalanan, Anda bakal disuguhi jalan setapak mendaki dikelilingi pepohonan yang rimbun.

Kemudian, rute setapak kedua diawali dari Pasar Ahad, 8 km sebelah utara Danau Maninjau. Rute tersebut lebih jauh dan menghabiskan waktu perjalanan lebih lama, yakni 4-5 jam untuk mencapai Puncak Lawang Park. Saat awal perjalanan, Anda akan berjalan menyusuri area persawahan milik warga, lalu dilanjutkan dengan jalan mendaki sampai ke Puncak Lawang Park di bawah pepohonan yang juga rindang.

Fasilitas Puncak Lawang Park

Puncak Lawang Park bukan hanya dikenal sebagai tempat terbaik untuk menikmati pemandangan Danau Maninjau, tetapi juga disebut-sebut sebagai salah satu spot olahraga paralayang terbaik, bahkan se-Asia Tenggara. Pasalnya, Puncak Lawang Park berada pada ketinggian sekitar 1.210 mdpl (meter di atas permukaan laut).

Paralayang Puncak Lawang Park - aet.co.id
Paralayang Puncak Lawang Park – aet.co.id

Untuk mencoba paralayang di Puncak Lawang Park, sudah disediakan fasilitas instruktur bagi para pemula, cukup dengan membayar tiket sebesar Rp500 ribuan. Namun, Anda juga bisa melakukan tawar-menawar agar biaya paralayang tersebut bisa lebih murah. Dengan menjajal naik paralayang, Anda dapat melihat keindahan danau vulkanik seluas 100 hektar dan kondisi alam di sekitarnya yang benar-benar masih asri.

Tak hanya paralayang, masih ada permainan lain yang juga tak kalah memacu adrenalin seperti flying fox, melintasi jembatan ban, hingga melintasi jembatan goyang. Yang tidak kalah menarik, pihak pengelola pun menyediakan beberapa spot foto yang unik dan instagramable di Puncak Lawang Park, misalnya saja spot yang dirancang menyerupai kapal terdampar di ujung bukit.

Kemudian, ada pula spot lain di sisi utara bukit, dengan viewing platform yang dibangun dari bambu. Platform tersebut dapat dinaiki kapasitas hingga 5 orang. Dari spot tersebut, Anda dapat melihat indahnya pemandangan Danau Maninjau, area persawahan, perkampungan penduduk, hingga bukit-bukit yang ada di sekelilingnya. Kabarnya, dulu kawasan tersebut merupakan sebuah kaldera hasil dari letusan besar berapi.

Nah, jika Anda ingin menginap, Anda bisa mencoba sensasi bermalam di Puncak Lawang Adventure Park. Lawang Adventure Park merupakan fasilitas penginapan di Puncak Lawang yang mengusung adventure dormitory. Di Lawang Adventure Park, kabarnya bisa menampung tamu hingga 150 orang.

Puncak Lawang Park - www.sobatpetualang.com
Puncak Lawang Park – www.sobatpetualang.com

Ada beberapa tipe akomodasi di Lawang Adventure Park, yakni Rumah Gadang dengan 7 berkapasitas 40-60 orang. Lalu ada Cottage Atok Rumbio dengan 6 berkapasitas 50-80 orang, camping ground bagi Anda yang ingin camping atau membangun tenda di 2 (depan rumah gadang dan di arena futsal bagian atas) berkapasitas 200-400 orang, dan sebagainya. Sayangnya, belum diketahui berapa atau harga untuk menginap di Lawang Adventure Park.

Yang jelas, area ini ditunjang dengan fasilitas cukup lengkap seperti cafe, musala, high rope, flying fox, arena jungle paintball, trekking ke air terjun, kebun buah strawberry, labu, markisa, jeruk, melon, dan lain-lain. Bahkan, Lawang Adventure Park juga menawarkan fasilitas outbond, kegiatan off-road, bersepeda keliling kampung, hingga bermain arung jeram. Benar-benar seru, bukan? 

[Almasshabur]

Lihat Juga:   Info Daftar Kost Harian di Dinoyo Malang




Tentang Dian Kartika1112 Articles
Solo traveler. Menyukai akomodasi murah, tapi tidak anti dengan yang mahal.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan