Danau Banaran Kendal, Tawarkan Sensasi Berjalan di Atas Air




Danau Banaran Kendal - id.wikipedia.org
Danau Banaran Kendal - id.wikipedia.org

Sebagai objek wisata di Jawa Tengah, nama Kendal mungkin kurang populer jika dibandingkan dengan Semarang, Solo, atau Jepara dan Dieng. Namun, itu bukan berarti kabupaten ini tidak punya tempat yang oke untuk berlibur. Nah, jika Anda kebetulan berminat mengeksplorasi keindahan Kendal, salah satu spot yang wajib Anda datangi adalah Danau Banaran.

Sebelum kita membahas mengenai Danau Banaran, tidak ada salahnya jika kita mengulik sedikit mengenai Kendal. Kabupaten Kendal adalah sebuah daerah di Jawa Tengah yang termasuk dalam wilayah metropolitan Kedungsapur, kawasan metropolitan terbesar keempat setelah Jabodetabek, Gerbangkertosusila, dan Bandung Raya. Kabupaten ini juga dikenal sebagai Kota Santri karena banyaknya pondok pesantren yang berdiri di area tersebut.

Sebagai liburan, sebenarnya Kendal punya potensi yang tidak kalah dibandingkan tetangganya, Semarang. Spot rekreasi yang paling populer adalah Curug Sewu, sebuah yang berlokasi di perbatasan Temanggung, yang punya tiga tingkat dengan ketinggian sekitar 80 m. Selain keindahan , di lokasi ini juga disediakan sejumlah dan , seperti jet coaster, kolam renang, hingga kereta mini dan kebun binatang mini.

Destinasi wisata lainnya yang cukup populer di Kendal adalah Pasar Karetan, sebuah lokasi yang menjual berbagai bahan makanan, yang berada di Dusun Segrumung, Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kendal. Tidak cuma menawarkan dagangan, area Pasar Karetan pun punya suasana yang Instagramable, dengan suguhan hutan karet, sawah, plus aneka fauna seperti angsa, burung, dan sapi di dalam kandang.

Untuk mereka yang ingin menikmati pemandangan lautan, berbatasan dengan Laut Jawa, Kendal pun punya beragam kece yang bisa dikunjungi. Salah satu yang populer adalah Cahaya, yang punya panorama elok, lengkap dengan berbagai wahana seperti arena pentas lumba-lumba dan kolam renang. paket wisata komplet di tempat ini cuma Rp40 ribuan per orang.

Danau Banaran Kendal - www.inibaru.id
Danau Banaran Kendal – www.inibaru.id

Jika kebetulan membawa anak-anak, salah satu objek wisata kekinian dan tergolong anyar adalah River Walk Boja. Spot ini punya sentuhan modern, bertema wisata dan kuliner. Kenapa sangat ramah anak-anak, karena punya berbagai wahana menarik seperti cat city, rabbit island, hingga mini water park, dengan harga tiket masuk mulai Rp60 ribuan per orang.

Lokasi Danau Banaran Kendal

Nah, untuk mereka yang ingin merasakan sensasi yang lain, bisa langsung meluncur ke Danau Banaran. Ini adalah spot wisata alam di Kendal yang tengah hits di kalangan traveler kekinian, terutama anak muda. Pasalnya, Danau Banaran, selain punya view yang kece, juga memiliki air yang jernih. Sehingga, seolah-olah pengunjung berjalan di atas air.

Danau Banaran sendiri dapat Anda temukan di Surugajah, Desa Bringinsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal. Jika Anda berangkat dari arah Weleri, Anda dapat mengikuti jalan hingga tiba di Terminal Sukorejo. Setelah itu, lurus saja mengikuti jalan sampai bertemu perempatan jalan. Kemudian, belok kanan dan lurus terus menuju perkampungan warga yang menuju Danau Banaran. Jika masih bingung, Anda bisa meminta bantuan Google Maps atau perangkat GPS.

Pesona Danau Banaran Kendal

Terletak di kawasan perkebunan cengkeh, apa yang ditawarkan Danau Banaran sehingga menjadi hits di media sosial? Sebenarnya, Danau Banaran adalah destinasi wisata lawas di Kendal. Namun, karena dikenalkan kembali oleh penduduk setempat, terutama kalangan remaja, danau tersebut kembali populer dan ramai dikunjungi kawula muda yang mengaku kekinian. 

Menurut beberapa sumber, danau ini sebenarnya merupakan DAM atau bendungan milik PTP Banaran. Air bendungan digunakan untuk keperluan perkebunan, seperti menyiram tanaman. Namun, karena airnya jernih dan punya view yang luar biasa, maka banyak yang akhirnya yang penasaran dan datang ke lokasi tersebut, terutama anak-anak muda yang baru saja mendaki Gunung Prau via jalur Kenjuran.

Danau Banaran Kendal - jolygram.com
Danau Banaran Kendal – jolygram.com

Sebenarnya, panorama yang disuguhkan Danau Banaran tidak jauh dari danau-danau kebanyakan di tengah hutan, bernuansa alam, lengkap dengan sajian tumbuhan dan pohon hijau, sehingga asri dan menyegarkan. Bedanya, air di danau ini sangat jernih, dengan warna hijau kebiruan. Bahkan, saking jernihnya, Anda akan terlihat seperti sedang berjalan di atas air.

Lantas, bagaimana caranya agar wisatawan dapat berjalan di atas air danau? Tidak perlu ilmu khusus, pasalnya pengelola sudah menyediakan semacam pijakan atau jalan setapak dari pinggir menuju tengah-tengah danau. Jadi, untuk foto dan konten media sosial, Anda bisa bergaya semenarik mungkin di atas air danau, dengan background hutan yang kece. Meski demikian, Anda perlu berhati-hati karena danau cukup dalam.

Harga Danau Banaran Kendal

Lalu, berapa harga tiket masuk untuk bisa menikmati keindahan Danau Banaran di Kendal? Menurut bocoran beberapa wisatawan yang sempat mampir, tiket masuk ke tempat ini gratis. Mungkin, pengunjung hanya akan dikenai parkir jika membawa kendaraan pribadi. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, tidak sedikit traveler yang mengaku tidak ditarik karcis parkir.

Tips Liburan ke Danau Banaran Kendal

Untuk menikmati keindahan Danau Banaran, ternyata jalan yang dilalui tidak mudah. Pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 8 km dari pusat kota, dengan kondisi jalan yang masih belum baik. Jika musim hujan, wisatawan bakal disuguhi jalanan yang berlubang dan berlumpur, sehingga kondisi kendaraan diwajibkan fit seratus persen.

Untuk menghindari hal tersebut, akhirnya banyak wisatawan yang memilih berkunjung pada musim kemarau. Sayangnya, ketika musim panas, air di danau cenderung berkurang atau menguap, sehingga keindahannya tidak nampak. Sebagai solusi, apabila Anda hendak rekreasi ke tempat ini, disarankan untuk datang sesaat setelah musim hujan selesai, sekitar bulan Maret hingga Juni.

Lihat Juga:   Pantai Rindu Alam, Pantai Unik dengan Deretan Pohon Pinus yang Asri di Tanah Bumbu




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan