Pulau Payung Besar, Tawarkan Pantai Asri dan Kuliner Sukun




Pulau Payung Besar (sumber: mapio.net)
Pulau Payung Besar (sumber: mapio.net)

Payung Besar terletak di wilayah dan terkenal sebagai daerah penghasil sukun, karena memang ditumbuhi banyak pohon sukun.[1] Tak hanya dijadikan sebagai wisata kuliner, pulau juga bisa menjadi spot wisata alam yang oke. yang ada pun tergolong lengkap dengan harga tiket masuk relatif terjangkau.

Lokasi Pulau Payung Besar

Lokasi Pulau Payung Besar berada di dekat Pulau Tidung dan Pulau Pramuka. Lebih spesifik lagi, pulau ini ada di antara Pulau Tidung dan Pulau Pari. Berkat letaknya yang dekat dengan pulau-pulau tersebut, Pulau Payung Besar menjadi salah satu tempat rekreasi yang cukup berkembang di seribu.

Diketahui, awalnya Pulau Payung Besar hanya dijadikan sebagai tempat untuk memanen suku. Buah sukun di daerah ini akan diolah menjadi berbagai makanan dengan citarasa manis dan asin. Penduduk sekitar juga ada yang membuatnya sebagai hidangan untuk mengganti nasi dan sebagai makanan ringan seperti gorengan.

Sudah berkembang cukup pesat sebagai tempat wisata, Pulau Payung Besar lantas menjadi pilihan alternatif bagi turis lokal yang ingin berlibur di sekitar . Untuk sampai di Pulau Payung Besar, Anda harus menyewa kapal dari Pelabuhan Kali Ancol atau dermaga Marina Ancol.

Jalur masuk Pulau Payung Besar (sumber: cintaindonesia.web.id)
Jalur masuk Pulau Payung Besar (sumber: cintaindonesia.web.id)

Fasilitas Pulau Payung Besar

Sesampainya di Pulau Payung Besar, Anda bisa melihat daratan yang dipenuhi pohon sukun. Sekilas, ini terlihat seperti pulau dengan hutan sukun yang lebat. Biasanya, perahu yang dinaiki akan diparkir di pinggir pulau begitu saja, karena di daerah ini memang belum ada dermaga.

Lihat Juga:   Fasilitas dan Tarif de’Clove Guest House di Malang

Turun dari perahu, Anda akan merasakan kesegaran air laut yang jernih dan berwarna kebiruan. Termasuk pantai berpasir putih yang lembut, Anda tidak perlu khawatir jika menggunakan alas kaki tipis. Di daerah ini juga jarang ditemukan bulu babi, terumbu karang mati, dan bebatuan runcing.

Dengan suarana yang masih asri, membuat hawa pulau lebih sejuk dan Anda tidak akan merasakan angin panas dari laut. Angin yang sepoi-sepoi dengan suasana pulau yang sepi, biasanya membuat banyak wisatawan mengantuk. Untuk itu, Anda bisa membaringkan tubuh di bawah pohon sukun yang rindang dengan alas berupa tikar bambu.

Jika Anda merasa terlalu sayang melewatkan pemandangan pantai di Pulau Payung Besar, Anda juga bisa duduk atau nongkrong di bangku kayu atau gazebo sekitar pantai. Tak hanya itu, pantai di pulau ini sudah dilengkapi dengan fasilitas area berpiknik. Ini pas bagi Anda yang berlibur bersama keluarga atau rombongan.

Sayangnya, untuk piknik di Pulau Payung Besar, Anda harus membawa alas duduk sendiri. Selain itu, pastikan Anda membawa perbekalan yang lengkap, seperti makanan dan . Hal ini karena di pinggir pulau hanya tersedia kedai kopi yang menjual makanan ringan dan beberapa jenis minuman.

Pulau Payung Besar (sumber: pulauseribu-resorts.com)
Pulau Payung Besar (sumber: pulauseribu-resorts.com)

Selain piknik dan rebahan di pantai, Anda juga bisa berenang di perairan sekitar Pulau Payung Besar. Gradasi warna biru tua dan biru muda di laut pulau ini akan menjadi semakin cantik jika dilihat dari dalam air. Selain itu, Anda bisa mengamati keindahan batuan karang dan biota laut sekitar yang tak kalah menarik.

Lihat Juga:   Fasilitas dan Tiket Masuk Pantai Prigi, Spot Wisata Populer Trenggalek

Ombak di pantai daerah ini tidak terlalu kencang, sehingga cukup aman untuk Anda yang ingin berenang santai. Sebagai saran, sebaiknya Anda membawa peralatan renang sendiri dari rumah, karena tidak terlalu banyak lapak yang menyewakan peralatan renang, apalagi baju renang.

View pantai di Pulau Payung Besar akan semakin elok menjelang malam. Anda bisa melihat langit yang berwarna kemerahan saat matahari terbenam. Jika Anda juga ingin melihat keindahan matahari terbit di pulau ini, sebaiknya Anda berkemah di pantai. Sangat menyenangkan mendirikan tenda di pinggir pantai. Malamnya, Anda bisa membuat api unggun dan membakar ikan, lalu paginya bisa menikmati sunset.

Tiket Pulau Payung Besar

Berdasarkan review pelancong yang pernah pergi ke Pulau Payung Besar, Anda tidak dikenakan biaya untuk masuk ke pulau ini alias gratis. Namun, Anda perlu membayar biaya sewa kapal feri untuk ke pulau sekitar Rp35 ribu hingga Rp55 ribu per orang. Selain itu, Anda bisa pergi ke pulau ini menggunakan jasa travel dengan fasilitas lebih lengkap dengan berkisar Rp710 ribu hingga Rp1,8 juta per rombongan dengan jumlah peserta mulai 2 hingga 22 orang.

[1] Seprianto, dkk. 2019. PKM Peningkatan Mutu Pangan Lokal Berbasis Pangan Fermentasi di Pulau Payung, Kepulauan Seribu (Laporan Program Pengabdian Masyarakat dengan Pembiayaan Internal). Program Studi Bioteknologi Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul.




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan