Alamat dan Harga Tiket Masjid Berbentuk Kapal di Semarang




Masjid Kapal Semarang (google: Nanda Iwan)
Masjid Kapal Semarang (google: Nanda Iwan)

Berbicara mengenai wisata religi, lokasi yang sering dikunjungi memang tidak jauh-jauh dari masjid, makam wali atau kyai kondang, pura, gereja, hingga goa yang dikeramatkan. Nah, apabila Anda berencana ke , salah satu spot rekreasi religi yang sayang untuk dilewatkan adalah Masjid As Safinatun Najah karena punya desain arsitektur berbentuk kapal.

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan wisata religi. Wisata religi dapat dikatakan sebagai jenis wisata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rohani manusia guna memperkuat iman dengan mendatangi tempat-tempat yang dianggap memiliki nilai religius.[1] Penamaan ini terjadi secara tiba-tiba dan secara langsung terjadi sebuah kesepakatan antara beberapa kalangan, seperti penyedia jasa wisata, pengelola makam, pemuka masyarakat, dan tentu saja masyarakat itu sendiri.

Layaknya wisata alam atau wisata budaya, wisata religi memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan dengan nilai-nilai kerohanian dan toleransi antar umat beragama yang dapat menjadi pedoman bagi kehidupan.[2] Indonesia sendiri memiliki potensi wisata yang sangat besar lantaran sejak dahulu negara ini dikenal dengan masyarakatnya yang sangat religius, dengan bangunan atau tempat bersejarah yang memiliki arti khusus bagi warga.

Alamat dan Fasilitas Masjid Kapal Semarang

Masjid Kapal Semarang (google: ratna agustini)
Masjid Kapal Semarang (google: ratna agustini)

Tidak sulit menemukan wisata religi di Indonesia karena Anda bisa mendatangi banyak daerah. Nama-nama yang sudah cukup populer antara lain Gresik dan di Jawa Timur, Pulau Bali, Minahasa dan Manado di Sulawesi, hingga Aceh. Selain itu, Anda pun bisa mendatangi Semarang karena ibukota Provinsi ini punya masjid unik dengan bentuk menyerupai kapal Nabi Nuh.

Lihat Juga:   Villa Akasia 1, Akomodasi Favorit Rombongan di Lereng Gunung Panderman

Bernama Masjid As Safinatun Najah, tempat tersebut beralamat di Jalan Kyai Padak, Podorejo, Kota Semarang. Dibangun pada tahun 2014 lalu, perjalanan menuju masjid ini terbilang tidak sulit. Selain dapat memanfaatkan peta di aplikasi Google Maps, wisatawan pun bisa mengakses masjid melalui banyak jalur, termasuk lewat Jalan Prof. Dr. Hamka, dilanjutkan ke Jalan Gondoriyo. Kemudian, cukup lurus mengikuti arah hingga nantinya sampai di Kelurahan Podorejo. Di titik ini, ada papan penunjuk arah menuju masjid.

Lalu, apa keistimewaan Masjid As Safinatun Najah? Masjid yang punya arti kapal penyelamat ini mengusung arsitektur menyerupai kapal atau bahtera yang ditumpangi Nabi Nuh ketika selamat dari bencana banjir besar. Karena itu, tidak mengherankan jika kemudian tempat ini juga kerap disebut dengan Masjid Kapal. Tidak hanya berdesain mirip kapal, bangunan ini juga dilengkapi dengan jendela berbentuk bulat berjumlah 74 unit, buritan, serta haluan yang terdiri dari tiga lantai.

Interior Masjid Kapal Semarang (google: wahyu budiaji)
Interior Masjid Kapal Semarang (google: wahyu budiaji)

Merupakan milik Yayasan Safinatun Najaat, lantai pertama bangunan masjid digunakan untuk aula. Bahkan, ada pengobatan alternatif yang diadakan setiap hari Sabtu, Minggu, Senin, dan Selasa. Sementara itu, lantai tiga bangunan berfungsi sebagai tempat untuk beribadah atau salat. Nah, untuk lantai atas, digunakan sebagai ruang perpustakaan. Total, masjid ini memiliki panjang 50 meter, lebar 17 meter, dan tinggi 14 meter, dengan luas bangunan sekitar 2.500 meter persegi.

Tidak seperti masjid pada umumnya, Masjid As Safinatun Najah malah cukup jarang dijadikan lokasi beribadah masyarakat sekitar. Pasalnya, lokasi masjid berada di tengah hutan dan persawahan, cukup jauh dari perkampungan penduduk. Selain itu, di kampung terdekat, juga sudah terdapat masjid cukup besar sebagai pusat kegiatan ibadah. Sehingga, masjid ini fokusnya sebagai tempat kegiatan sosial hingga sebagai tujuan wisata.

Lihat Juga:   Whize Prime Hotel, Akomodasi Gres dan Terjangkau di Pusat Kota Malang

Masjid Kapal Semarang

Interior Masjid Kapal Semarang (google: Moezacki)
Interior Masjid Kapal Semarang (google: Moezacki)

Untuk wisatawan yang berniat mengunjungi dan berkeliling Masjid As Safinatun Najah, akan dikenakan masuk dengan harga hanya Rp3.000 per orang. tersebut belum termasuk parkir kendaraan bermotor yang dipatok Rp2.000 untuk sepeda motor. Dana dari pengunjung ini nantinya akan digunakan sebagai biaya pengurusan dan pengelolaan masjid.

Dekat Masjid Kapal Semarang

Karena berada di tengah hutan dan sawah, agak sulit menemukan penginapan yang berlokasi dekat dengan Masjid As Safinatun Najah. Paling dekat adalah RedDoorz di Jalan Raya Kaliwungu, Kendal atau berselang sekitar 3,4 km. Tarif ini mulai Rp133 ribuan per malam. Alternatif lainnya adalah Fam’s Homestay di Mijen, Semarang yang berjarak 5,8 km. Rumah dengan fasilitas satu kamar ini disewakan dengan biaya mulai Rp300 ribuan per malam.

[1] Muhammad Fahrizal Anwar, Djamhur Hamid, Topowijoyo. 2017. Analisis Dampak Pengembangan Wisata Religi Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim dalam Kehidupan Sosial dan Ekonomi Masyarakat Sekitar (Studi pada Kelurahan Gapurosukolilo Kabupaten Gresik). Jurnal Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya, Vol. 44(1): 186-193.

[2] Rawis, Prisylia R., J. Posumah, Jericho Denga Pombengi. 2015. Pengembangan Objek Wisata Religius dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) (Suatu Studi pada Objek Wisata Bukit Kasih Toar Lumimu’ut Kanonang Kabupaten Minahasa). Jurnal Administrasi Publik UNSRAT, Vol. 2(29).




Be the first to comment

Tinggalkan Balasan